Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Tewas Gempa Filipina Meningkat Jadi 46 Orang

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Korban Tewas Gempa Filipina Meningkat Jadi 46 Orang Doc: AFP/Jam STA ROSA
Ket. Seorang pria mengambil gambar pada bangunan yang ambruk usai terjadi gempa dahsyat di Kota General Santos, Filipina, pada Selasa (9/6). Korban jiwa akibat bencana alam itu pada Rabu (10/6) dilaporkan telah mencapai 46 jiwa.

GENERAL SANTOS - Tim penyelamat di Filipina selatan pada Rabu (10/6) melaporkan bahwa mereka berhasil menemukan satu jenazah dari reruntuhan supermarket yang runtuh, sementara jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat meningkat menjadi 46 orang.

Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter yang terjadi di lepas pantai Mindanao pada Senin (8/6) menyebabkan bangunan-bangunan runtuh, memicu tanah longsor, dan menimbulkan keluarnya peringatan tsunami di sebagian besar wilayah selatan pulau tersebut.

Joey Deluvio, 39 tahun, adalah salah satu dari dua karyawan di sebuah supermarket di Kota General Santos yang menjadi fokus upaya penyelamatan meskipun ancaman gempa susulan terus-menerus terjadi.

“Peralatan pendeteksi kehidupan telah melacak denyut nadi yang lemah di awal operasi, tetapi ketika kami menemukan tubuhnya tidak ada tanda-tanda kehidupan,” ucap petugas penyelamat lokal bernama Michelle Chua kepada AFP pada Rabu. “Tubuh Deluvio ditemukan terjepit di antara dua balok,” imbuh Chua.

Badan penanggulangan bencana nasional Filipina menaikkan jumlah korban tewas menjadi 45 pada Rabu, sementara jumlah orang hilang meningkat drastis dari empat menjadi 17 orang. Namun, angka korban jiwa tersebut tidak termasuk Deluvio, demikian konfirmasi dari kantor pertahanan sipil setempat.

Sebagian besar korban tewas tambahan berasal dari Provinsi Davao Occidental, dan sebagian besar korban tewas akibat tanah longsor atau bangunan yang runtuh, ucap pejabat pertahanan sipil Rafaelito Alejandro dalam sebuah sesi wawancara radio. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Tragedi Mengenaskan, 10 Wis...
Olahraga
Laga Penuh Kejutan, Bayern ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.