Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Mengancam Natuna, Lanud RSA Aktifkan Posko Udara Siaga Darurat

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 10:30 WIB | Oleh:
Karhutla Mengancam Natuna, Lanud RSA Aktifkan Posko Udara Siaga Darurat Doc: Antara Foto
Ket. Pengecekkan pesawat penanganan karhutla di Lanud RSA Natuna, Kepri, Senin (30/3).

Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mengaktifkan posko udara guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Indonesia itu.

Komandan Lanud RSA Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, dikonfirmasi dari Batam, Selasa, mengatakan posko tersebut telah diaktifkan sejak Senin (30/3).

“Posko diaktifkan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran akibat musim kemarau,” ucapnya.

Dalam beberapa hari terakhir, menurut dia, kebakaran hutan dan lahan di Natuna dilaporkan telah menghanguskan lebih atas 100 hektare lahan.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Natuna bersama instansi lain di daerah itu untuk melakukan penanganan terpadu serta mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat.

"Permohonan tersebut telah disetujui, sehingga pemerintah pusat mengirimkan armada udara untuk mendukung penanganan karhutla. Armada udara itu berupa pesawat dan helikopter," ujarnya.

Dia menyebut pesawat dikirim untuk melakukan modifikasi cuaca guna membuat hujan, sementara helikopter untuk operasi bom air guna mematikan api. Kedua armada sudah tiba di Natuna pada Senin (30/3).

Pada hari yang sama Danlanud RSA bersama para pemangku kepentingan telah meninjau langsung kesiapsiagaan di lokasi, termasuk pengecekan armada udara dan peralatan pemadam kebakaran.

Dia menegaskan kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari langkah terpadu pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menghadapi ancaman karhutla di Natuna

Onesmus menjelaskan helikopter BNPB jenis AS350B3e telah tiba dan siap digunakan untuk operasi bom air dengan kapasitas bucket 1.000 liter.

Selain itu, pesawat OMC jenis Thrush S2R-T34 juga disiapkan untuk operasi modifikasi cuaca dengan kapasitas hingga 1,3 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.