Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

33 Orang Tewas dalam Serangan Kelompok Separatis di Pakistan

📅 Senin, 26 Agu 2024, 19:11 WIB | Oleh:
33 Orang Tewas dalam Serangan Kelompok Separatis di Pakistan Doc: Istimewa
Ket. BLA dan separatis Baloch lainnya telah mengintensifkan serangan terhadap warga Punjab dan Sindh dari tempat lain di Pakistan yang bekerja di wilayah tersebut.

KARACHI - Sekelompok orang bersenjata berat,pada hari Senin (26/8), melakukan serangan yang menewaskan sedikitnya 33 orang dalam dua insiden terpisah di provinsi Balochistan, Pakistan, saat operasi pemberontak meningkat di wilayah yang bergolak tersebut.

Dari Deccan Herald, dalam insiden pertama, sedikitnya 23 orang dari provinsi Punjab Pakistan tewas dalam serangan yang ditargetkan di distrik Musakhel, Balochistan setelah orang-orang bersenjata menurunkan mereka dari bus dan memeriksa identitas mereka.

"Para penumpang disuruh turun dari bus dan ditembak mati setelah diidentifikasi dari kartu identitas nasional mereka," kata Inspektur Polisi Senior, Ayub Khoso.

"Sebagian besar dari mereka yang tewas berasal dari Punjab selatan dan beberapa berasal dari Khyber Pakhtunkhwa yang menunjukkan bahwa mereka dibunuh karena latar belakang etnis mereka," tambahnya.

Dalam serangan lain, orang-orang bersenjata menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk empat petugas polisi, di distrik Qalat juga di Balochistan, kata pihak berwenang.

Sumber keamanan mengatakan kepada Geo News bahwa teroris menyerang beberapa lokasi di Balochistan pada malam tanggal 24 dan 25 Agustus.

Khoso mengatakan, orang-orang bersenjata itu juga membakar sekitar 12 kendaraan di jalan raya di Musakhel.

Baloch Liberation Army (BLA), kelompok militan paling aktif di provinsi itu, mengaku bertanggung jawab atas serangan di Musakhel.

Radio Pakistan melaporkan, Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk keras serangan itu.

Mengungkapkan kesedihan dan duka atas hilangnya nyawa yang berharga dalam insiden keji itu, mereka berdoa untuk jiwa-jiwa yang telah meninggal dan berbela sungkawa dengan keluarga yang ditinggalkan.

Zardari mengatakan, pembunuhan brutal terhadap orang-orang tak berdosa adalah pembunuhan seluruh umat manusia dan menyerukan agar para pelaku diadili.

Perdana Menteri memerintahkan pemerintah daerah untuk bekerja sama sepenuhnya dengan keluarga yang ditinggalkan dan memberikan bantuan medis kepada yang terluka. Ia juga memerintahkan lembaga penegak hukum untuk segera menyelidiki insiden tersebut.

"Teroris yang bertanggung jawab atas insiden ini akan dihukum berat," janji perdana menteri, seraya menambahkan bahwa segala bentuk terorisme tidak dapat diterima di negara ini.

Baik presiden maupun perdana menteri menyatakan komitmen Pakistan yang teguh untuk memberantas ancaman terorisme.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.