Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Argentina Sebut Brazil Lindungi Tokoh Oposisi Venezuela di Kedutaannya

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 00:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Argentina Sebut Brazil Lindungi Tokoh Oposisi Venezuela di Kedutaannya Doc: Antara/Anadolu
Ket. Aksi protes terhadap kemenangan Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk masa jabatan ketiga di Caracas.

Buenos Aires - Brazil akan mengambil alih perlindungan terhadap sejumlah politisi oposisi Venezuela yang terjebak di Kedutaan Argentina di Caracas setelah para diplomat Argentina ditarik dari negara itu, kata Kementerian Luar Negeri Argentina pada Kamis.

"Perlindungan terhadap gedung-gedung diplomatik juga mencakup para politisi oposisi Venezuela yang mendapat suaka politik," kata Kemlu Argentina dalam pernyataannya.

Para politisi itu telah mendapat perlindungan di Kedutaan Argentina diCaracas sejak 20 Maret dan dilarang meninggalkan Venezuela, menurut pernyataan tersebut.

Sebelumnya pada Kamis, Presiden Argentina Javier Milei mengatakan bahwa misi diplomatik Argentina telah meninggalkan Venezuela dan bahwa Brazil akan mewakili Argentina dan mengelola gedung diplomatik Argentina di Caracas.

Beberapa tokoh oposisi Venezuela telah berlindung di Kedutaan Argentina sejak akhir Maret setelah Kejaksaan Venezuela mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap mereka karena diduga terlibat dalam konspirasi melawan pemerintahan Maduro.

Pada pemilihan presiden 28 Juli lalu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro meraih masa jabatannya yang ketiga.

Pengumuman hasil pilpres telah memicu gelombang protes di Caracas dan sekitarnya. Bentrokan dilaporkan terjadi antara polisi dan pendukung oposisi.

Kemenangan Maduro dipertanyakan oleh AS, Kanada, dan beberapa negara Amerika Latin. Venezuela menuduh sejumlah negara ikut campur dalam pemilihan tersebut.

Presiden Argentina, Kosta Rika, Ekuador, Guatemala, Panama, Paraguay, Peru, Republik Dominika, dan Uruguay mengeluarkan pernyataan bersama yang menuntut penghitungan suara ulang oleh pengamat pemilu independen.

Merespons pernyataan itu, pemerintah Venezuela memanggil para diplomatdari negara-negara Amerika Latin tersebut dan meminta mereka untuk meninggalkan Venezuela.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.