Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Target Meraih Pertumbuhan 7-8 Persen, Kemenkeu Harus Dipimpin Teknokrat Ekonomi

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 13:22 WIB | Oleh:

Adapun teknokrat ekonomi yang punya rekam jejak mumpuni saat ini diantaranya Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa dan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Purbaya jelas Hendry termasuk kandidat ideal, karena seorang teknokrat ekonomi yang kuat dan berpengalaman di bidang ekonomi makro dan mikro.

Dari sisi pendidikan, Purbaya meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung, kemudian gelar doktornya (Phd) dari Purdue University, Indiana Amerika Serikat.

Hampir sebagian besar karirnya menggeluti sektor ekonomi keuangan, mulai dari Chief Economist Danareksa Research Institute, lalu Direktur Danarakses Sekuritas, kemudian Staf Khusus Menko Perekonomian, Deputi Staf Kepresidenan dan Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi sebelum dipercaya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS pada September 2020 lalu.

"Purbaya memiliki pengalaman yang mumpuni dalam mengelola APBN, bekerja sama dengan otoritas moneter, pengendalian inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Di LPS, Purbaya bisa membuat industri jasa keuangan lebih tenang, karena bisa mengatasi banyak kasus-kasus penutupan BPR tanpa menimbulkan riak. Begitu pula dengan skim penjaminan yang membuat nasabah tetap merasa nyaman menempatkan dananya di bank," jelas Hendry.

Dalam waktu dekat, Purbaya katanya akan diserahi tugas dan tanggung jawab untuk menyiapkan program penjaminan pemegang polis asuransi agar tidak muncul lagi korban-korban dari industri asuransi yang gagal bayar kepada masyarakat sebagai pemegang polis.

"Purbaya dengan rekam jejaknya sudah terbukti mampu membuat nasabah tenang dan percaya ke bank sebagai jantung perekonomian. Ini karena sangat memahami permodelan matematik yang krusial dalam perencanaan ekonomi. Beliau memiliki kemampuan untuk merumuskan solusi atas persoalan ekonomi dengan pendekatan logis dan terukur," pungkas Harmen.

Purbaya yang dikonfirmasi mengenai masuknya Ketua Dewan Komisioner LPS itu sebagai salah satu kandidat Menkeu mengaku baru tahu kabar tersebut dari teman-teman media.

"Saya baru mendengar, yang jelas saya tetap fokus menjalankan tugas sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS terutama menyiapkan skim penjaminan dana pemegang polis asuransi ke depan," kata Purbaya saat meresmikan Rumah Batik Fractal LPS di Sukabumi pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.