Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadi Kembali Ingatkan Bahaya Judi 'Online'

📅 Senin, 01 Jul 2024, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadi Kembali Ingatkan Bahaya Judi 'Online' Doc: ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam RI.
Ket. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto (dua kiri) menghadiri Reuni Walet 2024 di Skadron Udara 4 Wing Udara 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/06/2024).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto di hadapan prajurit TNI Angkatan Udara saat Reuni Walet 2024 di Skadron Udara 4 Wing 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh kembali mengingatkan bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).

Dalam acara Reuni Walet 2024 di Skadron Udara 4, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/6), Hadi berpesan para prajurit harus menjaga diri mereka dari bahaya tersebut.

"Pemain judol dari Skadron 4 Alhamdulilah tidak ada. Jangan main, berbahaya. Sudah pinjam online, kalah judol. Akhirnya, bunuh diri nanti," kata Menko Hadi ke para prajurit sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kemenko Polhukam RI yang dikonfirmasi di Jakarta, kemarin.

Dia menyampaikan data Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan tidak ada prajurit TNI AU di Skadron 4 yang bermain judi online. Kepatuhan itu, Hadi melanjutkan harus dipertahankan. "Jangan sampai Skadron (Udara) 4 bermain," kata dia.

Dalam acara yang sama, Hadi, yang merupakan mantan Panglima TNI dan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara, juga berpesan kepada para perwira TNI AU, terutama penerbang-penerbang dari Skadron Udara 4 untuk terus meningkatkan kemampuan diri di tengah kemajuan teknologi digital.

"Sekarang semua berbicara menggunakan sistem. Dimensi digital sudah menguasai dunia. Jadi, jangan pernah berhenti untuk menuntut ilmu," kata Menko Hadi.

Hadi juga menyambut baik acara Reuni Walet 2024 yang mempertemukan penerbang dari Skadron Udara 4 dari masa ke masa. Dia menilai silaturahim dan kebersamaan harus selalu dijaga.

"Tidak usah sungkan kalau ke Jakarta menghubungi seniornya. Jadi, apa yang disampaikan Pak Yushan menceritakan karier ini sebagai virus untuk junior agar dapat mengikuti jejak seniornya," kata Hadi Tjahjanto.

Yusan yang disebut Hadi merujuk pada Marsekal Muda TNI (Purn.) Yushan Sayuti, yang jabatan terakhirnya Komandan Pusat Polisi Militer TNI AU (Danpuspomau), dan pernah juga menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Udara TNI Angkatan Udara II.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.