Riset Ungkap Konten ‘Game’ YouTube Kids Abaikan 6 Elemen ‘Digital Storytelling’
📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis5. Engagement-konteks emosional yang diangkat dalam cerita,
6. Artikulasi-penggunaan artikulasi suara saat bercerita,
7. Soundtrack musik/audio untuk mendukung cerita,
8. Minimal-efektivitas penggunaan teknologi dalam video narasi,
Sebaiknya Anda baca juga:
9. Tempo-pengaturan kecepatan berbicara,
10. Peta cerita-struktur cerita dan logika kalimat sesuai kelompok audiens,
11. Ekspresi-kesesuaian ekspresi dengan visual dan emosi,
Sebaiknya Anda baca juga:
12. Konten signifikan-gabungan teknologi dan keahlian dalam berkomunikasi,
13. Narasi sesuai perkembangan moral-narasi dan visual menunjukkan perbuatan benar atau salah.
Elemen 'digital storytelling' yang luput dari perhatian 'YouTuber'
Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen yang luput dari perhatian YouTuber dalam konten gaming untuk audiens anak-anak, yaitu:
1. Personal
Dua dari tiga video yang kami teliti, yaitu MarMar Land dan Lex Play, tidak menunjukkan adanya keterhubungan produsen video dengan konten yang dibuat. Padahal, elemen personal ini jika diterapkan bisa menstimulasi emosi audiens anak-anak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!