MRO FL Technics Indonesia Kedua di Bandara Bali Raih Sertifikasi FAA
📅 Selasa, 14 Mei 2024, 17:24 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Perusahaan penyedia layanan MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) pesawat, FL Technics Indonesia mengumumkan perolehan sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) untuk MRO Keduanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, Indonesia.
Direktur FL Technics Indonesia, Martynas Grigas menegaskan bahwa setifikat ini membuktikan komitmen pihaknya dalam memenuhi standar internasional tertinggi untuk pemeliharaan pesawat dan keselamatan. Dengan sertifikasi FAA ini, FL Technics Indonesia dapat menyediakan layanan komprehensif base dan line maintenance kepada operator pesawat secara lebih luas.
"Komitmen kami mengikuti standar internasional adalah bagian penting dari visi kami dalam membentuk ekosistem industri penerbangan yang holistik. Kami bangga menerima sertifikasi FAA untuk fasilitas perbaikan pesawat kedua kami di Bali, yang memperkuat kehadiran kami di Asia-Pasifik dan memungkinkan kami melayani pelanggan dengan layanan MRO terbaik," kata Martynas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/5)
Sebaiknya Anda baca juga:
Fasilitas MRO kedua seluas 14.013 m2 ini dirancang untuk menyediakan layanan lengkap heavy maintenance check bagi armada pesawat narrow body seperti Airbus dan Boeing.
Fasilitas ini dijadwalkan rampung pada kuartal ketiga 2024, dengan kapasitas hanggar yang lebih besar, adanya training facility, layanan logistik, Pusat Logistik Berikat (PLB), serta beberapa layanan terintegrasi penting lainnya. Fasilitas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ini melengkapi operasi FL Technics Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta.
Dengan lokasi strategis di dua pusat penerbangan utama Indonesia, FL Technics Indonesia memiliki posisi kuat untuk memberikan solusi pemeliharaan efisien dan andal kepada maskapai yang beroperasi di kawasan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konsultan FAA untuk FL Technics Indonesia, Michael E. Daniel selaku Managing Director Aviation Insight Pte Ltd, mengatakan, dari data yang kami miliki, lebih dari 50% perbaikan pesawat masih banyak dilakukan di luar negeri.
"Ini menunjukkan besarnya potensi pasar perawatan pesawat di Indonesia dan memotivasi untuk terus memperluas dan meningkatkan layanan MRO di kawasan Asia guna mendukung dan meningkatkan keselamatan penumpang serta pertumbuhan industri penerbangan di wilayah Asia Pasifik," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!