Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub Tinjau Langsung Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

2 Senin, 03 Agu 2026, 08:35 WIB | Oleh:
Menhub Tinjau Langsung Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Menhub Tinjau Langsung Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Doc: Dok. Istimewa

SUMENEP - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau secara langsung proses evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu malam (2/8). Dari pelabuhan Kalianget, Sumenep, Menhub Dudy memastikan proses evakuasi berjalan lancar. 

"Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami memastikan proses evakuasi dilakukan secara optimal dan berjalan lancar sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas," ujar Menhub Dudy. 

Adapun proses evakuasi penumpang dan awak kapal yang dipimpin oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), hingga saat ini masih berlangsung. Seluruh korban yang berhasil ditemukan rencananya akan dievakuasi dan dibawa ke Surabaya untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Menhub terus memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II serta melakukan koordinasi intensif dengan kepala pemerintah daerah di Madura, Tim SAR, TNI, Polri, KSOP, operator kapal, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan. Menhub Dudy memastikan seluruh sumber daya yang diperlukan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi, pencarian, penyelamatan, serta penanganan para korban.

Dalam kesempatan ini, Menhub Dudy juga bertemu dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk memperkuat koordinasi penanganan korban. Menhub menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sumenep beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep yang telah bergerak cepat sejak awal kejadian dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mendukung operasi penyelamatan dan penanganan korban.

Menhub memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala daerah di wilayah Madura yang menunjukkan respons cepat dan solid dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada pemilik dan operator kapal penolong yang telah membantu proses penyelamatan secara cepat.

"Saya mengapresiasi langkah proaktif Bupati Sumenep, Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan yang telah menyiagakan personel, fasilitas kesehatan, serta tim di wilayah perairannya masing-masing untuk membantu penumpang yang kemungkinan terbawa arus. Sinergi antardaerah seperti ini sangat penting dalam mempercepat penyelamatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Menhub.

Setelah dari Sumenep, Menhub langsung bertolak ke Surabaya untuk melakukan pemantauan lebih lanjut melalui Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak. 

Sebagai bagian dari penanganan terpadu pasca insiden, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. 

Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II menjadi pusat koordinasi penanganan bagi seluruh unsur yang terlibat serta menjadi titik layanan bagi korban yang berhasil dievakuasi. Dukungan proses pemulihan, penanganan medis awal, pendataan ulang, hingga penyampaian informasi resmi bagi pihak keluarga korban dilakukan di posko terpadu ini.

“Posko Terpadu di Terminal GSN Tanjung Perak telah siap beroperasi sebagai pusat layanan bagi penumpang dan keluarga korban yang terdampak. Kami juga akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala setelah seluruh data selesai diverifikasi,” papar Menhub Dudy.

Sementara itu, Menhub memastikan proses investigasi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran kapal.

Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran pada Minggu pagi (2/8) sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep, Laut Jawa.

Informasi mengenai insiden tersebut diterima pada pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti oleh Ditjen Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget dengan menyiarkan informasi kecelakaan kapal serta berkoordinasi dengan Basarnas untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. 

Secara bersamaan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Laut mengerahkan kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian dan menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penanganan. Proses evakuasi juga diperkuat dengan keterlibatan kapal-kapal di sekitar lokasi, yaitu TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura, sehingga upaya penyelamatan dapat berlangsung secara cepat dan terkoordinasi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
Rona
Joko Anwar Masuk Daftar 50 ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.