Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Aset Digital Dorong Peningkatan Ekosistem Hospitality Bandara

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Industri Aset Digital Dorong Peningkatan Ekosistem Hospitality Bandara Doc: istimewa
Ket. CEO Indodax William Sutanto mengatakan kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi para member

JAKARTA- Industri aset digital mendorong peningkatan ekosistem hospitality bandara lewat kolaborasi IAS Hospitality dengna Indodax. Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan melalui kerja sama yang inovatif, pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, serta manfaat gaya hidup yang relevan. 

Kemitraan ini juga diharapkan dapat memperkuat kehadiran merek, meningkatkan keterlibatan pelanggan, serta membuka peluang sinergi yang lebih luas di sektor perjalanan dan hospitality.

Melalui kerja sama ini, member Indodax akan memperoleh akses dan privilege eksklusif di jaringan airport lounge IAS Hospitality, termasuk Prayana Lounge, Concordia Lounge, Saphire Lounge, dan Angkasa Lounge di sejumlah bandara di Indonesia.

Member reguler berkesempatan memperoleh diskon hingga 15 persen, sementara member prioritas Indodax dapat menikmati diskon hingga 20 persen. Berbagai fasilitas premium yang tersedia, mulai dari makanan dan minuman berkualitas, area duduk yang nyaman, fasilitas bisnis, akses internet berkecepatan tinggi, hingga layanan hospitality yang personal dan berkelas.

"Kami sangat antusias menyambut komunitas Indodax ke dalam ekosistem airport hospitality kami yang terus berkembang. Kemitraan ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman hospitality premium yang semakin mudah diakses melalui kolaborasi strategis yang memberikan nilai nyata bagi para pelancong," kata Direktur Komersial IAS Hospitality Ariadevi Hermaini, di Jakarta Rabu (10/6).

Tingkatkan manfaat luas bagi member

Pada kesempatan yang sama, CEO Indodax William Sutanto mengatakan kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi para member.

"Saat ini Inddax memiliki hampir 10 juta member di Indonesia, dengan mayoritas berasal dari generasi Milenial dan Gen Z yang memiliki mobilitas tinggi. Kami percaya nilai tambah bagi pengguna tidak hanya hadir melalui layanan di dunia online, tetapi juga melalui pengalaman yang memberikan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari," papar William.

"Melalui kolaborasi dengan IAS Hospitality, kami berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih relevan bagi para member sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah mereka berikan kepada Indodax," tambah William.

Kolaborasi sektor hospitality dan industri aset digital

Melalui kerja sama ini, IAS Hospitality Indonesia dan Indodax berharap dapat menghadirkan pengalaman yang lebih relevan bagi pelanggan di tengah berkembangnya kebutuhan masyarakat akan layanan yang terintegrasi dengan gaya hidup modern. Kolaborasi ini juga mencerminkan bagaimana sektor hospitality dan industri aset digital dapat saling melengkapi dalam menciptakan nilai tambah yang nyata bagi pengguna.

Ke depan, kedua perusahaan membuka peluang untuk mengembangkan berbagai inisiatif bersama yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan melalui layanan hospitality premium serta pengembangan layanan dan inovasi digital yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan keanggotaan, lokasi lounge yang berpartisipasi, serta mekanisme akses dan penukaran manfaat akan diumumkan melalui kanal komunikasi resmi IAS Hospitality dan website indodax.com.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.