Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

3 Senin, 03 Agu 2026, 08:50 WIB | Oleh:
Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mendukung pengembangan talenta muda kreatif yang berjiwa wirausaha seperti ditunjukkan dalam puncak penyelenggaraan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Sejak 2011, PJI sendiri telah membekali lebih dari dua juta anak muda Indonesia dengan keterampilan dunia kerja, literasi keuangan, dan kemampuan membangun usaha berkelanjutan.

“Untuk menjadi negara maju, Indonesia membutuhkan sekitar 10 hingga 12 persen wirausaha. Menurut World Bank, setidaknya kita perlu mencapai angka 4 persen sebagai titik awal. Saat ini jumlahnya masih sedikit di bawah angka tersebut. Namun, entrepreneurship bukan hanya soal memiliki perusahaan. Jiwa kewirausahaan adalah tentang rasa memiliki, tanggung jawab, dan melakukan setiap pekerjaan dengan tujuan yang jelas,” ujar Irene Umar dalam acara yang berlangsung di Senayan Park, Jakarta, pada akhri pekan lalu.

PJI merupakan bagian dari JA Worldwide, organisasi nirlaba global yang berfokus pada pendidikan kewirausahaan. Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 45 tim berkompetisi hingga terpilih sembilan tim terbaik tingkat SMA/SMK. Dua tim terbaik di antaranya akan mewakili Indonesia pada ajang kewirausahaan tingkat Asia Pasifik.

Chairman of the Executive Board PJI, Pribadi Setiyanto, menjelaskan bahwa seluruh program PJI dikembangkan melalui pendekatan experiential learning yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Selain itu, PJI juga menghadirkan kesempatan terhubung dengan mentor dan sukarelawan dari dunia bisnis agar pembajaran semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurut Pribadi, program unggulan Student Company memberikan kesempatan bagi siswa SMA dan SMK untuk mendirikan sekaligus mengelola perusahaan mereka sendiri. Melalui program tersebut, peserta tidak hanya belajar mengembangkan produk, tetapi juga membangun model bisnis, memimpin tim, mengelola keuangan, memahami pelanggan, hingga menghadapi tantangan usaha secara nyata.

“Selama 20 tahun pelaksanaannya di Indonesia, Student Company telah menjangkau lebih dari 18.000 siswa dan melahirkan 845 bisnis siswa. Pada periode 2025–2026, pengembangan ide bisnis peserta difokuskan pada empat isu strategis, yaitu ekonomi sirkular, gaya hidup sehat, perubahan iklim, dan kekayaan lokal,” ujar Pribadi.

Kementerian Ekraf memandang penguatan kewirausahaan sejak usia muda sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak talenta muda yang mampu menciptakan inovasi, membuka lapangan kerja, serta mengembangkan kekayaan intelektual Indonesia menjadi produk yang bernilai tambah dan berdaya saing global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Ekonomi
Produksi Pangan Melemah, Ta...

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI.

13 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Panglima TNI Resmikan Marka...
Nasional
Kaster TNI Pimpin Serah Ter...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.