Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSP Sebut Larangan Ekspor Hanya Berlaku untuk Logam Tanah Jarang Murni

2 Senin, 03 Agu 2026, 14:45 WIB | Oleh:
KSP Sebut Larangan Ekspor Hanya Berlaku untuk Logam Tanah Jarang Murni KSP Sebut Larangan Ekspor Hanya Berlaku untuk Logam Tanah Jarang Murni Doc: RRI/Eliana Zahra
Ket. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menegaskan larangan ekspor logam tanah jarang (LTJ) hanya berlaku terhadap LTJ sebagai produk utama. Sementara, produk pertambangan yang mengandung unsur LTJ sebagai mineral ikutan tetap dapat diekspor sesuai ketentuan yang berlaku.

Dudung mengatakan pemerintah telah membangun kesepahaman lintas kementerian dan lembaga mengenai tata kelola ekspor mineral kritis. Kesepahaman tersebut menjadi pedoman transisi selama penyempurnaan regulasi berlangsung.

"Ketentuan larangan ekspor LTJ diterapkan terhadap LTJ sebagai produk utama. Jadi, kalau ekspor LTJ produk utama itu memang dilarang, bukan serta-merta terhadap kandungan LTJ yang terdapat sebagai unsur ikutan dalam produk pertambangan utama dan turunannya," kata Dudung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8).

Dudung menjelaskan pemerintah saat ini masih menyusun batas kandungan LTJ yang diperbolehkan pada komoditas ekspor. Pembahasan tersebut dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama kementerian, lembaga, akademisi, asosiasi, dan pelaku usaha.

"Kalau logam tanah jarang memang secara murni tidak boleh. Tetapi kalau turunannya, kandungan yang ada misalnya di nikel, timah itu kan pasti ada nol koma sekian, ini hari ini sedang dibicarakan dari Kementerian Perekonomian," ujar dia.

Pemerintah, kata Dudung, juga menyiapkan pendapat hukum dari Kejaksaan Agung untuk memperkuat pengawasan hukum selama proses harmonisasi regulasi. Langkah tersebut diharapkan memberi kepastian bagi eksportir, surveyor, dan Bea Cukai dalam melaksanakan proses ekspor.

Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan pengelolaan logam tanah jarang tidak berhenti pada kegiatan ekspor. Pemerintah ingin memperkuat hilirisasi melalui pengembangan teknologi pemisahan, pemurnian, riset, dan pembangunan rantai industri di dalam negeri.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar, termasuk logam tanah jarang. Namun, menurut Presiden, nilai tambah dari kekayaan tersebut selama ini belum sepenuhnya dinikmati masyarakat Indonesia.

"Kita salah satu produsen terbesar mineral-mineral penting, tembaga, timah, emas, logam tanah jarang. Namun, kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat," ujar Presiden Prabowo saat amanat pada Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada 1 Juni 2026 lalu. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
CELIOS: Perluasan Pajak Dig...
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.