Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Domestik Kembali Padati Pemukiman Badui

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 15:45 WIB | Oleh:

"Kami sangat senang melintasi jalan setapak hingga menembus hutan dan tebing yang cukup membahayakan," kata Hermawan.

Begitu juga wisatawan lainnya, Sumardi , seorang pelajar SMK di Banten mengaku dirinya bersama rombongan sudah kembali ke Terminal Ciboleger dengan menempuh perjalanan lima jam dari Kampung Cibeo.

Ia dan rombongan pergi ke Kampung Badui Dalam, Sabtu (4/5) sore setelah menempuh perjalanan lima jam dengan melintasi perbukitan dan banyak curam yang membahayakan.

"Kami berjalan kaki juga didampingi warga Badui dengan dibantu dengan memegang alat tonggak agar tidak jatuh," katanya.

Sementara itu,Sarkim (40) seorang petugas wisata Badui mengaku sejak Sabtu-Minggu jumlah wisatawan yang mengunjungi pemukiman Badui kembali ramai setelah tiga bulan kawasan Badui Dalam ditutup karena adanya ritual Kawalu.

Saat ini, diperkirakan sekitar 750 wisatawan dari berbagai daerah di sejumlah daerah di Banten, DKI Jakarta, dan Bogor Jawa Barat.

Kebanyakan wisatawan itu menginap di permukiman Kampung Badui Dalam, seperti Kampung Cibeo, Cikawartana dan Cikeusik.

"Kami memberlakukan tarif masuk ke pemukiman Badui Rp5.000/orang sesuai Peraturan Desa setempat," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Kebakaran Melanda Kebayoran...
Ekonomi
 Petani Gunakan Plastik Mul...

Erdogan Minta Hak Veto DK PBB Dihapus Total

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Luar Negeri
Kenapa Indonesia Berharap C...
Luar Negeri
Uni Eropa Buru-Buru Tambah ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.