Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Domestik Kembali Padati Pemukiman Badui

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 15:45 WIB | Oleh:
Wisatawan Domestik Kembali Padati Pemukiman Badui Doc: ANTARA/Mansur.
Ket. Terminal Ciboleger Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak sebagai pintu pertama masuk ke pemukiman wisatawan Badui.

Lebak --Wisatawan domestik kembali memadati kawasan pemukiman masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten setelah ritual perayaan Kawalu selama tiga bulan berakhir,Selasa (30/4).

"Sekarang wisatawan diperbolehkan mengunjungi Kampung Badui Dalam yang tersebar di Cibeo, Cikawartana dan Cikeusik," kata Djaro Saija, seorang Tetua Adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Minggu.

Para wisatawan yang mengunjungi permukiman Badui agar mematuhi peraturan dengan tidak membuang sampah sembarangan juga tidak melakukan penebangan pohon serta tidak berenang di aliran sungai.

Selain itu juga para wisatawan yang mengunjungi pemukiman Badui agar memperhatikan kondisi kesehatan tubuh, karena melintasi jalan setapak yang banyak terdapat perbukitan, pegunungan dan tebing curam.

Pemerintah desa kembali memperbolehkan para wisatawan domestik untuk berkunjung ke Kampung Badui Dalam, karena sudah berakhir perayaan ibadah Kawalu.

Mereka para wisatawan yang ke pemukiman Badui Dalam bisa menikmati panorama alam yang masih asri dan hijau.

Sesekali wisatawan menikmati aneka ragam kicauan suara burung disertai angin, sehingga memberikan nuansa yang indah dan bisa menghilangkan stres.

Selain itu juga kunjungan wisatawan dapat membawa dampak positif pendapatan ekonomi masyarakat Badui Dalam dan Badui Luar.

Mereka wisatawan domestik dari berbagai daerah itu dipastikan membeli aneka produk kerajinan masyarakat Badui, seperti kain tradisional,tas koja, baju kampret, lomar, souvernir, batik Badui dan lainnya.

"Kami meyakini dengan banyak kunjungan wisatawan ke sini tentu dapat menggulirkan ekonomi masyarakat setempat," kata Jaro Saija.

Hermawan (35) seorang wisatawan warga Jakarta mengatakan dirinya bersama rombongan akan mengunjungi Kampung Badui Dalam dengan berjalan kaki dari Terminal Ciboleger, pukul 09.00 WIB.

Perjalanan bisa ditempuh dengan waktu lima jam atau pukul 14.00 WIB tiba di Kampung Cibeo.

Ia bersama rombongan kantor sudah tiga kali mendatangi Kampung Badui Dalam yakni Kampung Cibeo cukup melelahkan, namun menyenangkan melihat panorama alamnya indah, hijau dan lestari.

Selain itu juga perjalanan cukup hati-hati dengan dibantu tonggak untuk melintasi jalan setapak yang kiri dan kanan terdapat tebing yang curam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Pemkab Karawang Bersama Sej...

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mau Tujuh Belasan di Istana...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp45.150/...

Pusat Kota Karawang Akan Memiliki Taman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pusat Kota Karawang Akan Me...
Megapolitan
Di Era Kepintaran Buatan, E...
Daerah
Ada Apa Kemendagri dan KPK ...

Toronto Jadi Ajang Bersama Venus dan Eala  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Toronto Jadi Ajang Bersama ...

Pengadilan Tinggi Jakarta Mulai Sidangkan  Banding Nadiem

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pengadilan Tinggi Jakarta M...

Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah Gencarkan Transaksi ...

Manfaatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Manfaatkan Potongan Harga T...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Empat TPU di Kota Semarang Sudah Penuh
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.