Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panas akibat Perubahan Iklim Mendorong Penyu Malaysia Menuju Kepunahan

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 07:20 WIB | Oleh:
Panas akibat Perubahan Iklim Mendorong Penyu Malaysia Menuju Kepunahan Doc: Istimewa
Ket. Penyu hijau betina di Chagar Hutang. Pada suhu 29,2 derajat Celcius, sarang akan menghasilkan jumlah jantan dan betina yang sama, namun perubahan suhu satu derajat saja dapat mengubah jenis kelamin tukik.

PULAU REDANG - Di bawah bulan purnama, seekor makhluk bulat muncul dari Laut Tiongkok Selatan menuju pantai yang tenang di pulau Redang, Malaysia.

Diawasi dengan cermat oleh tim sukarelawan, penyu hijau ini bergerak perlahan menaiki pasir putih halus hingga ke puncak pantai, menggunakan siripnya untuk menggali pasir sebelum bertelur.

Para pengamat, dari Suaka Penyu Chagar Hutang di negara bagian timur laut Terengganu, mendekat, mencatat jumlah telur dan mengukur penyu yang bersarang di pasir.

"Redang terkenal dengan penyunya. Kami ingin melindungi harta kami di sini," kata Muhammad Hafizudin Mohd Sarpar, penjaga kawasan konservasi itu.

Dilansir oleh Al Jazeera, tapi pemandangan seperti itu mungkin akan segera menjadi masa lalu karena penyu di Malaysia yang sudah terancam punah menghadapi ancaman baru dari kenaikan suhu akibat perubahan iklim.

Para ilmuwan di negara Asia Tenggara tersebut mengatakan, panas yang terjadi menghangatkan pasir dan mengganggu keseimbangan tukik jantan dan betina yang dibutuhkan penyu untuk bertahan hidup.

Pengamatan dari Chagar Hutang, salah satu lokasi bersarang terpenting di negara ini, menunjukkan sangat sedikit pejantan yang menetas dari sarangnya dalam beberapa tahun terakhir. Hal serupa terjadi di pantai-pantai lain di sepanjang pantai timur.

"Di banyak wilayah di pantai timur semenanjung dari tahun 2019 hingga 2022, jumlah penyu jantan yang menetas hampir nol," kata pakar penyu dari Universiti Malaysia Terengganu, Mohd Uzair Rusli.

"Dengan pemanasan global, hal ini akan mengakibatkan tidak ada pejantan yang bisa ditetaskan."

Telur penyu dierami selama 60 hari di pasir dan sangat sensitif terhadap suhu.

Pada suhu 29,2 derajat Celcius (84,6 Fahrenheit), sarang penyu hijau akan menghasilkan jumlah jantan dan betina yang sama, namun perubahan suhu satu derajat saja dapat mengubah jenis kelamin tukik.

Uzair mengatakan kisaran sempit ini diyakini sebagai "adaptasi evolusioner yang menyeimbangkan keuntungan dalam memproduksi jantan dan betina".

Dia menambahkan bahwa suhu pantai di Malaysia tidak dipantau, mengingat penyu bersarang di tempat yang acak bahkan di pantai yang sama, dan UMT mengandalkan laporan suhu permukaan laut selama beberapa dekade.

Penyu, yang ketika sudah dewasa kembali ke pantai yang sama tempat mereka menetas untuk bertelur, sudah menghadapi tantangan yang sangat besar. Rata-rata, hanya satu dari setiap 1.000 tukik penyu yang akan bertahan dalam perjalanan 15 tahun menuju dewasa. Uzair khawatir, dengan suhu yang lebih tinggi, suatu hari nanti mungkin tidak akan ada cukup pejantan di perairan Malaysia untuk kawin dengan betina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.