Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panas akibat Perubahan Iklim Mendorong Penyu Malaysia Menuju Kepunahan

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 07:20 WIB | Oleh:

Suatu pagi di akhir bulan Maret, mahasiswa dan staf universitas berkumpul di Chagar Hutang untuk membersihkan pantai. Dalam satu pagi, mereka mengumpulkan cukup banyak sampah, tali, jaring, dan plastik, m dari Laut Tiongkok Selatan untuk memenuhi beberapa perahu kecil.

"Kami tidak bisa mendekati semuanya, dan itu hanya berjarak beberapa ratus meter dari garis pantai," kata pelajar asal Belgia Jonas Goemans, 22 tahun, saat tim memasukkan sampah ke dalam tas dan memuatnya ke perahu yang lebih besar. untuk dibuang di daratan, sekitar 50 kilometer jauhnya.

"Mengerikan, apalagi menemukannya di tempat yang seharusnya menjadi tempat perlindungan, bahkan lebih buruk lagi," kata Goemans.

Penelitian dari Florida State University yang berbasis di AS pada tahun 2023 menemukan bahwa mikroplastik dalam jumlah besar, yaitu pecahan plastik yang panjangnya kurang dari 5 milimeter (0,2 inci), dapat meningkatkan suhu pasir pantai secara kritis.

Studi tersebut menemukan sampel dengan konsentrasi 30 persen, hampir enam kali lipat jumlah tertinggi yang dilaporkan, mikroplastik hitam memiliki suhu 0,58 Celcius, lebih hangat dibandingkan pasir yang tidak terkontaminasi plastik.

Beberapa penelitian menyarankan untuk membuat pasir lebih dingin untuk sarang dengan cara menaunginya, meskipun melakukannya pada ratusan atau bahkan ribuan sarang akan sulit dilakukan. Sarang di bawah pohon berisiko membuat tukik tersangkut di akarnya dan bisa menjadi sasaran serangan semut.

Peneduh buatan yang tidak tepat juga dapat mencegah curah hujan mendinginkan pantai yang panas, sementara kelebihan air yang tidak dapat menguap dengan cukup cepat dapat menyebabkan infeksi jamur pada sarang.

"Dibutuhkan banyak upaya untuk memastikan bahwa kita mengelola sarang untuk menghasilkan tukik pada suhu yang lebih dingin," kata peneliti di UMT, Nicholas Tolen.


Peran penting

Telah ada sejak zaman dinosaurus, penyu memainkan peran penting dalam lautan dan rantai makanan laut.

Penyu belimbing, misalnya, mengendalikan populasi ubur-ubur, sedangkan penyu hijau memakan padang lamun, sehingga merangsang pertumbuhan tanaman air asin tersebut.

Lamun antara lain membantu membersihkan perairan sekitar, mengurangi erosi pantai, dan menyediakan habitat bagi ikan-ikan kecil dan spesies laut lainnya.

Bahkan sebelum krisis iklim terjadi, jumlah penyu yang mendarat di Malaysia semakin sedikit, khususnya penyu belimbing, penyu terbesar di dunia, yang dianggap sangat terancam punah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

40 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.