Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Berencana Melakukan Penyesuaian Ambang Batas Pendapatan Bebas Pajak untuk Pertama Kalinya sejak 2016

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 16:27 WIB | Oleh:
Pemerintah Berencana Melakukan Penyesuaian Ambang Batas Pendapatan Bebas Pajak untuk Pertama Kalinya sejak 2016 Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Warga mengantri bantuan. Saat ini, tidak ada pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan tahunan sebesar 54 juta rupiah.

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan ambang batas bebas pajak untuk pendapatan, kata seorang menteri senior, dengan penyesuaian pertama dalam satu dekade ini yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan yang dapat dibelanjakan seiring pemerintah berupaya merangsang aktivitas ekonomi.

Dikutip dari The Straits Times,saat ini, tidak ada pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan tahunan sebesar 54 juta rupiah atau kurang. Ambang batas ini dimaksudkan untuk melindungi para penerima penghasilan rendah, dan terakhir kali disesuaikan pada tahun 2016.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada malam 30 September bahwa pemerintah sedang menghitung "solusi" untuk ambang batas tahun 2027, tetapi tidak memberikan rincian lainnya.

Komentar tersebut muncul ketika Airlangga mengumumkan langkah-langkah lain yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli, termasuk memperluas pembebasan pajak penghasilan kepada semua orang yang berpenghasilan kurang dari 10 juta rupiah per bulan, yang saat ini hanya berlaku untuk pekerja di beberapa industri padat karya dan pariwisata.

Pemerintah akan mengalokasikan sekitar 31 triliun rupiah untuk bantuan tunai dan makanan kepada masyarakat berpenghasilan rendah pada kuartal terakhir tahun 2026, kata Airlangga.

Insentif pajak atas penjualan properti tertentu akan diperpanjang hingga tahun 2027, katanya.

Langkah-langkah stimulus baru ini merupakan tambahan dari paket yang diumumkan sebelumnya pada tahun 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.