Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panas akibat Perubahan Iklim Mendorong Penyu Malaysia Menuju Kepunahan

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 07:20 WIB | Oleh:

Uzair mengatakan, dua sarang penyu belimbing terakhir yang ditemukan di Terengganu tercatat pada tahun 2017, dengan telur di kedua sarang tersebut ditemukan tidak subur. Menurut NOAA, pada tahun 1953, ada sekitar 10.000 sarang.

Hanya beberapa lokasi di Malaysia yang masih menyaksikan sejumlah besar penyu mendarat, dan total pendaratan jauh lebih sedikit dibandingkan generasi sebelumnya.

Bahkan di Chagar Hutang, hanya penyu hijau yang mendarat dalam jumlah besar dan segelintir penyu sisik mendarat di sana setiap tahun. Penyu hijau dianggap terancam punah, sedangkan penyu sisik terdaftar sebagai sangat terancam punah.

Hafizudin mengatakan dia tidak bisa membayangkan Malaysia tanpa penyu.

Sebagai warga Redang, ia mengatakan bahwa pariwisata adalah sumber pendapatan utama pulau ini, dimana pengunjung datang terutama untuk melihat sekilas reptil laut di pulau tersebut.

"Mereka seperti saudara saya. Seperti keluarga keduaku. Ketika saya menjadi seorang ranger, saya mengembangkan perasaan ini terhadap mereka, terutama ketika saya mengetahui bahwa mereka [dalam bahaya] punah," katanya.

"Kalau tidak ada penyu, wisatawan tidak akan datang. Tidak akan ada daya tarik."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.