Pemkab Bekasi kembangkan pesisir utara jadi industri maritim
📅 Jumat, 19 Apr 2024, 16:25 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menindaklanjuti konsep mengembangkan perekonomian kawasan pesisir utara menjadi sektor industri maritim setelah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat serta provinsi.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menyatakan rencana pengembangan ini didasari beberapa isu strategis yang terjadi di daerah itu antara lain kemiskinan, pengangguran, masalah sosial, kualitas nilai kehidupan dan daya saing sumber daya manusia.
"Isu lain menyangkut abrasi danland subsidencepantai utara, pengembangan infrastruktur, dan penyelesaian status tanah. Pengembangan ekonomi ini sekaligus menjadi solusi menyelesaikan sejumlah isu strategis tersebut," katanya di Cikarang, Jumat.
Dia menjelaskan fenomena abrasi yang terjadi di wilayah pesisir pantai utara semakin memburuk dan menurut prediksi ahli, pada 2045 lebih dari 50 persen luas Kecamatan Muaragembong tergenang air laut.
Ditambah keberadaan kawasan hutan lindung yang mayoritas sudah beralih fungsi menjadi lahan tambak dan pertanian mengakibatkan potensi terjadi banjir air pasang dengan tingkat risiko tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi itu direspons pemerintah daerah setempat melalui rencana pengembangan wilayah tersebut dengan mengusung konsepwaterfrontcitydansponge citybernuansa lingkungan.
"Kelebihan yang didapatkan adalah wilayah ini diproyeksikan akan masuk ke dalam aglomerasi Jabodetabekpunjur mengingat pangsa pasar yang cukup besar serta peran strategis mendukung pengembangan megapolitan baik dari sisi ekonomi, lingkungan, dan sosial," katanya.
Kawasan pesisir utara juga memiliki kedekatan secara spesial dengan ekosistem logistik Pelabuhan Tanjung Priok yang dapat memberikan akses luas ke negara-negara tujuan ekspor sehingga memungkinkan efisiensi industri sekaligus memberikan peluang besar bagi sektor industri berorientasi ekspor.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kondisi saat ini di pantai utara telah banyak isu strategis yang perlu penanganan cepat. Berbagai keuntungan pun akan diraih oleh Pemkab Bekasi terutama dalam menciptakan iklim investasi di sektor industri," ucapnya.
Dikatakannya, implementasi atas gagasan yang dibangun ini akan direalisasikan dalam empat pilar Bhumi Tarumanagara yakni sehat, inklusif, sejahtera, dan kolaborasi.
Selain itu ada beberapa usulan pola ruang baru di dalamnya antara lain kawasan hutan lindung, ekosistemmangrove, industri pelabuhan, rumah terbuka hijau, kawasan tanaman, perikanan budidaya, permukiman pedesaan dan perkotaan, wisata, hingga kawasan komersil serta pembangkit tenaga.
Dani mengaku telah melakukan konsultasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk merealisasikan rencana pengembangan wilayah ini sekaligus mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menjadikan konsep tersebut sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pihaknya menerima rekomendasi Kementerian Perekonomian untuk meminta dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama berkaitan dengan kendala penyesuaian tata ruang dan status tanah di atas negara namun dikelola oleh Perhutani.
Pemkab Bekasi juga terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar kawasan hutan di sekitar pesisir utara bisa dikembangkan sebagai kawasan terpadu melalui skema kolaborasi dengan pihak swasta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!