Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Mengultimatum Netanyahu agar Melindungi Warga Sipil Gaza

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 00:18 WIB | Oleh:

Dia tidak secara eksplisit memberikan jaminan mengenai senjata ofensif, sehingga memicu spekulasi bahwa dia dapat menerapkan persyaratan pada transfer senjata tersebut ke Israel, yang sangat bergantung pada senjata AS.

Jonathan Panikoff, mantan wakil perwira intelijen nasional untuk Timur Tengah, mengatakan Biden tidak mungkin mengambil tindakan drastis yang akan merusak hubungan AS-Israel, seperti menahan senjata besar atau sepenuhnya meninggalkan Israel di PBB.

Tapi dia bisa memberikan persyaratan pada item militer yang lebih kecil dan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap ekstremis pemukim Yahudi yang terlibat dalam serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

"Rasa frustrasi Biden terhadap cara perang dilakukan, dan terhadap Perdana Menteri Netanyahu sendiri, telah mencapai puncaknya," kata Panikoff.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.