Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tujuh Saksi Diperiksa Telusuri Penyebab Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 14:14 WIB | Oleh:
Tujuh Saksi Diperiksa Telusuri Penyebab Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Doc: Istimewa
Ket. Penyidik kini mulai menelusuri aktivitas sebelum kapal meninggalkan pelabuhan. Salah satu fokusnya adalah memeriksa proses masuknya kendaraan maupun penumpang ke kapal.

SURABAYA - Insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, kini mulai ditelusuri aparat kepolisian. Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur telah membuka penyelidikan untuk mencari tahu rangkaian peristiwa hingga kapal tersebut terbakar.

Tahap awal penyelidikan dilakukan dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang dinilai mengetahui aktivitas kapal sebelum kejadian. Hingga Rabu (12/8), polisi telah memeriksa tujuh orang saksi.

Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara mengatakan, proses tersebut masih berada pada tahap penyelidikan dan belum masuk ke penetapan tersangka.

“Statusnya masih lidik, penyelidikan baru dimulai. Saat ini sudah ada tujuh saksi yang kami panggil dan periksa,” kata Arman, Rabu (12/8).

Penyidik kini mulai menelusuri aktivitas sebelum kapal meninggalkan pelabuhan. Salah satu fokusnya adalah memeriksa proses masuknya kendaraan maupun penumpang ke kapal.

Dari tahapan tersebut, polisi akan menggali keterangan pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab dalam proses pemeriksaan dan pengangkutan sebelum kapal berlayar.

Penyelidikan tidak berhenti pada aktivitas di pelabuhan. Polisi juga akan membedah rangkaian operasional kapal untuk mengetahui bagaimana kondisi kapal sejak keberangkatan hingga akhirnya terjadi kebakaran.

Untuk mengungkapnya secara lebih menyeluruh, Ditpolairud Polda Jatim akan menerapkan metode Scientific Crime Investigation (SCI). Pendekatan tersebut digunakan untuk menelusuri fakta berdasarkan bukti dan proses ilmiah, termasuk mengurai rangkaian kejadian yang berkaitan dengan munculnya kebakaran.

Dengan metode tersebut, polisi berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai asal mula kebakaran, rangkaian kejadian di atas kapal, hingga faktor yang mungkin berkaitan dengan insiden tersebut.

Penyelidikan masih berlangsung dan polisi dijadwalkan terus mengumpulkan keterangan maupun bukti untuk memastikan penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.