Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permudah Penumpang KA, Kemenhub Bakal Tambah Lintasan 'Skybridge' Bojonggede

📅 Sabtu, 03 Feb 2024, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Permudah Penumpang KA, Kemenhub Bakal Tambah Lintasan 'Skybridge' Bojonggede Doc: ANTARA/HO-Humas BPT
Ket. Plt Kepala BPTJ Suharto (kanan) bersama jajaran instansi terkait saat meninjau Skybridge Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merencanakan penambahan lintasan jembatan penyeberangan layang Skybridge Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ke arah peron Jakarta.

Hal itu dilakukan sebagai upaya memperpendek perjalanan penumpang di Stasiun Bojonggede. Rencana tersebut akan segera direalisasikan secepatnya pada 2025, mengingat ada beberapa pekerjaan yang perlu dilakukan di 2024 ini.

Direktur Prasarana BPTJ Kemenhub Zamrides melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, mengungkapkan pada 2024 ini, BPTJ segera menyusundetailed engineering design (DED) dan dilanjutkan dengan pembebasan lahan dari warga yang terdampak.

"Kami perlu melakukan persiapan awal sebelum Skybridge Bojonggede diperpanjang hingga peron yang mengarah ke Jakarta. Hal ini merupakan upaya kami mempersingkat waktu perjalanan pengguna komuter di Bojonggede. Untuk underpass akan kami bicarakan terlebih dahulu dengan pihak PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) seperti apa baiknya," katanya.

Saat ini, untuk menuju ke arah Jakarta, penumpang harus melintasi underpass dengan jarak yang cukup jauh dari hall entrance skybridge. Perpindahan tersebut cukup menyita waktu perjalanan sehingga diperlukan short cutuntuk bisa memudahkan mobilitas penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Agus Ridallah menyampaikan Pemkab Bogor siap untuk mendukung upaya pemerintah pusat dari sisi kesediaan lahan, mengingat nantinya akan ada lahan milik warga yang terdampak.

"Rencana pembebasan lahan seluas kurang lebih 300 meter persegi akan secepatnya dilakukan, kami menunggu beberapa perhitungan pasti dari BPTJ Kementerian Perhubungan terkait kebutuhan lahan yang perlu dibebaskan nantinya melalui DED yang akan disusun pada tahun ini," ucap Agus.

Selain perpanjangan skybridge, pembenahan lain yang akan dilakukan adalah menutup area yang terputus dari Stasiun Bojonggede dengan skybridge dengan kanopi oleh PT KCI.

Sementara, Direktur Komersial dan Operasi PT KCIBroer Rizal menyampaikan pembangunan kanopi tersebut sudah lama dipertimbangkan.

"Kami akan segera mempercepat pembangunan kanopi ini, jika tidak ada kendala diharapkan semester I (2024) dapat segera terealisasi," katanya.

Skybridge Bojonggede yang telah diresmikan pada 9 Desember 2023 memiliki panjang 243 meter. Berbeda halnya dengan skybridge yang berada di Jakarta, skybridge tersebut cenderung memiliki jarak tempuh yang tidak terlalu jauh.

Beberapa contoh, yakni Skybridge Tanah Abang dengan panjang 386,4 meter, Skybridge Velodrome 500 meter, Skybridge Lebak Bulus 307,5 meter, dan Skybridge Velbak 450 meter.

Skybridge Bojonggede merupakan fasilitas integrasi yang dibangun oleh BPTJ Kemenhub selama kurang lebih 2 tahun.

Tujuan dibangunnya skybridge untuk menghubungkan Stasiun Bojonggede dengan Terminal Bojonggede sehingga dapat mengurangi kemacetan di area keluar stasiun dan memberikan kenyamanan kepada para penumpang commuter line.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.