Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelajar Perlu Terus Diedukasi Kesehatan demi Kebiasaan Hidup Sehat

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 08:59 WIB | Oleh:
Pelajar Perlu Terus Diedukasi Kesehatan demi Kebiasaan Hidup Sehat Doc: ist
Ket. pola hidup sehat

JAKARTA – Edukasi berbasis sekolah penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, aktif, dan peduli terhadap lingkungan sejak usia dini. “Pembiasaan seperti itu perlu dilakukan terus-menerus sejak dini,” tandas Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikdasmen Dr Maulani Mega Hapsari, Selasa.

Dia menyatakan edukasi mengenai kebersihan dan kesehatan dapat menjadi landasan dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus mendukung terwujudnya generasi unggul. Melalui program anak kreatif, aktif, dan optimis (KAO), anak-anak dapat diajarkan pembiasaan hidup bersih dan sehat. “Ini menjadi landasan penting dalam mewujudkan generasi cerdas,” ujarnya.

Dia menandaskan ini saat kegiatan peluncuran “Edukasi Anak KAO” di SMPN 73 Jakarta. Menurut Maulani, program tersebut juga sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menjadi salah satu fokus Kemendikdasmen. Ia berharap praktik baik dalam program dapat terus berlanjut, diperluas, dan direplikasi ke satuan pendidikan lainnya.

Program Anak KAO berfokus pada pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, manajemen menstruasi, kepedulian terhadap lingkungan, pemilahan sampah kemasan, serta upaya memutus praktik perundungan di sekolah.

Presiden Direktur Kao Indonesia Shoichi Hasegawa mengatakan pemilihan isu kesehatan, kebersihan, dan lingkungan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membentuk kebiasaan baik yang dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari.

“Sepuluh tahun merupakan perjalanan yang tidak singkat bagi kami. Selama satu dekade, komitmen Kao Indonesia melalui program Anak KAO terus diwujudkan secara berkelanjutan untuk bersama-sama membentuk generasi masa depan yang aktif, sehat, bersih, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia mengatakan program tersebut terus dikembangkan agar manfaat edukasi tidak berhenti pada kegiatan di sekolah, tetapi dapat diterapkan peserta didik di lingkungan sekolah maupun rumah. Sementara itu, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes dr. Niken Wastu Palupi mengatakan keterlibatan sektor swasta diperlukan untuk memperkuat kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), khususnya di satuan pendidikan.

“Menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini sangat penting agar dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari hingga anak-anak tumbuh dewasa,” katanya. Kemenkes juga memperkuat Trias UKS melalui puskesmas setempat, termasuk edukasi kesehatan, aktivitas fisik, kebiasaan mencuci tangan pakai sabun, dan pemeriksaan kesehatan.

Sejak dimulai pada tahun 2016, Program Anak KAO telah menjangkau lebih dari 52.000 peserta didik di 257 sekolah Indonesia. Pada tahun ini, program ditargetkan menjangkau lebih dari 11.000 siswa di 50 sekolah di Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Integritas Tata Kelola Pemkab Bekasi Diperkuat Bersama KPK

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...

Rupiah Masih Rawan - 2 September 2026

1 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 2 Sept...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.