Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan: Memperbaiki Sistem Pangan Dapat Memberi Keuntungan Tahunan U$$10 Triliun

📅 Rabu, 31 Jan 2024, 00:51 WIB | Oleh:

Para penulis mendesak para pembuat kebijakan untuk memberikan kompensasi kepada mereka yang tertinggal akibat peralihan ke sistem yang lebih berkelanjutan, mengingat mempromosikan pola makan yang lebih sehat akan memiliki prioritas dan fokus yang berbeda di berbagai belahan dunia.

Laporan ini muncul setelah Organisasi Pangan dan Pertanian PBB atau Food and Agriculture Organisation (FAO), merilis penelitian pada bulan November lalu yang memperkirakan biaya tersembunyi dari sistem pangan di seluruh dunia berjumlah sekitar 10 triliun dollar AS per tahun atau hampir 10 persen dari PDB.

Ilmuwan dari Potsdam Institute for Climate Impact Research dan FSEC, Johan Rockstrom, mengatakan fakta kedua kelompok tersebut menghasilkan "jumlah yang sangat dramatis", melebihi 10 triliun dollar ASadalah alasan untuk percaya pada temuan tersebut.

Namun dia memperingatkan proyeksi masa depan bersifat "konservatif" karena meskipun dunia berhasil beralih dari bahan bakar fosil, sistem pangan dapat mendorong suhu dunia mencapai 1,5 derajat Celcius dengan sendirinya.

"Hal ini kemungkinan besar berarti perubahan yang tidak dapat diubah pada sistem pendukung kehidupan utama di bumi, yang berarti bahwa harga yang terkait dengan sistem pangan akan meningkat dengan sangat cepat untuk biaya tersembunyi yang tidak termasuk dalam analisis ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

28 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.