DPR RI Ingatkan Pariwisata Jangan Hanya Berorientasi Ekonomi
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 18:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena mengingatkan pengembangan pariwisata tidak boleh semata-mata berorientasi pada keuntungan ekonomi. Menurut dia, kekuatan utama pariwisata Indonesia justru terletak pada keragaman budaya dan keunikan setiap daerah.
Samuel mengatakan generasi muda perlu berperan aktif dalam mengangkat potensi daerah masing-masing. Langkah tersebut dinilai lebih penting dibandingkan hanya mengejar manfaat ekonomi jangka pendek.
Ia menegaskan keragaman Nusantara harus lebih dulu ditampilkan sebagai kekuatan utama. Keunikan itulah yang nantinya dapat menjadi nilai tambah dan sumber ekonomi bagi masyarakat.
Menurut dia, jika pengembangan pariwisata sejak awal hanya mengejar keuntungan ekonomi, maka berbagai kebijakan akan diarahkan semata untuk kepentingan bisnis. Kondisi tersebut berpotensi mengabaikan kekayaan budaya dan karakter lokal.
"Jangan fokus hanya pada masalah ekonomi, karena ekonomi akan mengikuti. Kita punya objek yang kuat untuk ditampilkan, tapi kalau pendekatannya ekonominya dulu, nanti kita akan menata segala sesuatu untuk keuntungan ekonomi," ujar Samuel saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Samuel, setiap daerah memiliki keunikan yang tidak dimiliki wilayah lain. Oleh karena itu, identitas lokal perlu terus dijaga dan diperkuat.
Samuel menilai wisatawan datang untuk mencari pengalaman baru dan mengenal gaya hidup yang berbeda. Karena itu, keberagaman budaya dan kearifan lokal perlu menjadi fondasi utama pengembangan pariwisata Indonesia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!