Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hubungan Rusia dan Korut Kian Dekat, Presiden Putin Akan Bertemu Menlu Korut

📅 Rabu, 17 Jan 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hubungan Rusia dan Korut Kian Dekat, Presiden Putin Akan Bertemu Menlu Korut Doc: ANTARA Photo/Sputnik/Alexei Nikolsky
Ket. Arsip - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) menghadiahkan pedang kepada Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pertemuan keduanya di Vladivostok, Rusia, Kamis (25/4/2019).

Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui pada Selasa, kata Kremlin.

Pertemuan tersebut dilakukan saat kedua negara semakin memperkuat hubungan militer mereka dan kunjungan tiga hari Choe ke Rusia dilakukan atas undangan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Choe dan Lavrov akan bertemu terlebih dahulu pada Selasa sebelum bertemu Putin untuk melaporkan hasil pembicaraan bilateral mereka, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Dalam pertemuan dengan Putin, kedua menteri luar negeri tersebut juga akan melaporkan kemajuan perjanjian yang telah disepakati dalam pertemuan puncak antara Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada September tahun lalu, kata Peskov.

Dalam pembicaraan dengan Choe, Lavrov mengatakan kedua belah pihak akan membahas situasi terkini di Semenanjung Korea dan isu-isu lain yang tertunda, termasuk langkah-langkah untuk memperluas hubungan bilateral kedua negara.

Saat mengkritik kebijakan Amerika Serikat dan sekutunya yang tidak membantu menyelesaikan masalah, Lavrov mengatakan Rusia akan terus mendesak AS dan sekutu untuk menghentikan segala tindakan yang meningkatkan ketegangan di kawasan.

Lavrov juga mengapresiasi dukungan Pyongyang terhadap apa yang dia sebut sebagai "operasi militer khusus" Rusia di Ukraina.

Choe mengatakan Korea Utara akan melakukan segala upaya untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian yang dibuat pada pertemuan puncak Kim-Putin.

Kunjungan Menlu Korut itu terjadi saat ada spekulasi bahwa Korea Utara telah memasok senjata kepada Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina, sebagai balasan atas bantuan teknis Moskow dalam pengembangan senjata Pyongyang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Olahraga
Putri KW Ditarik dari China...

Gunung Sinabung Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Gunung Sinabung Erupsi, Sta...
Olahraga
Sah! Allan Elias Jadi Pemai...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.