Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mesin Uap James Watt Dorong Revolusi Industri di Inggris

📅 Senin, 15 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Mesin Uap James Watt Dorong Revolusi Industri di Inggris Doc: afp/ OLI SCARFF

Mesin tenaga uap telah ditemukan sejak 1690-an. Namun mesin yang menghasilkan efisiensi tinggi baru ditemukan oleh James Watt pada 1776, yang menciptakan terjadinya Revolusi Industri di Inggris.

Mesin uap menjadi salah satu faktor paling signifikan dari Revolusi Industri (1760-1840) di Inggris. Pertama kali ditemukan pada 1690-an, mesin ini awalnya berfungsi sebagai pompa. Namun dengan inovasi yang dilakukan, menciptakan tenaga yang kuat untuk penggunaan komersial.

Sepanjang abad ke-19, mesin uap merevolusi industri dan perjalanan, membawa manfaat dan tantangan. Sebelumnya industri digerakan dengan memanfaatkan tenaga kincir air, hewan, atau manusia. Namun ketiga sumber daya dianggap relatif mahal setidaknya di Inggris.

Di sisi lain, sumber daya listrik dari kincir angin memiliki keterbatasan. Pada musim dingin dapat mengalami kegagalan fungsi karena air yang menggerakkannya membeku. Oleh karenanya sebuah industri membutuhkan teknologi baru untuk berfungsi lebih baik.

Penambangan batu bara selalu dibatasi oleh fakta bahwa semakin dalam lubangnya, semakin banyak air tanah yang masuk dan menghalangi ekstraksi batu bara. Pada 1700 sendiri, Inggris memproduksi 80 persen batu bara di Eropa.

Tambang batu bara sendiri adalah bisnis besar dan fakta inilah yang menggerakkan investor dan penemu untuk mencari solusi murah terhadap tambang yang kebanjiran sehingga lebih banyak batu bara yang bisa diekstraksi.

Oleh karena itu mesin uap pertama kali dimanfaatkan untuk menjadi pompa air. Thomas Savery (1650-1715) merupakan penemunya sekaligus mematenkannya pada 1698. Sayangnya mesin uap temuannya masih memiliki tenaga yang terbatas.

Prinsip penting pertama adalah air yang dipanaskan menghasilkan uap yang 1500 kali lebih banyak. Uap tersebut, ketika mendingin dan mengembun kembali menjadi air, kemudian volumenya berkurang secara drastis dan menciptakan ruang hampa parsial. Ruang hampa menciptakan daya hisap yang dapat digunakan untuk menyedot air.

Secara ilmiah ditemukan bahwa berat atmosfer luar, yang tekanannya lebih tinggi daripada ruang hampa di dalam mesin, menciptakan suatu kekuatan energi yang dapat digunakan untuk memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat lain.

Prinsip ruang hampa dan tekanan atmosfer telah dikenal pada abad ke-17 oleh para ilmuwan seperti Galileo (1564-1642) dan Evangelista Torricelli (1608-1647). Masalahnya adalah perlu membangun peralatan mesin uap yang cukup kuat untuk menahan tekanan yang ada.

Ketika tekanan dapat dimanfaatkan dan ditingkatkan, tekanan tersebut dapat digunakan untuk menyedot piston, bukan hanya air seperti yang dilakukan pompa uap Savery. Pergerakan piston ke bawah menuju ruang hampa merupakan pukulan tenaga yang dapat digunakan untuk menaikkan balok tuas.

Ibarat jungkat-jungkit, pistonnya turun dan balok yang terpasang naik. Balok yang naik kemudian dapat mengangkat mesin lainnya. Ketika tangki vakum dikosongkan menggunakan katup untuk mengeluarkan uap yang membuat balok tuas tersebut jatuh kembali ke posisi aslinya berkat gravitasi, sehingga piston dapat ditarik kembali keluar dari tangki vakum. Siklus ini kemudian akan berulang terus menerus.

Pada 1710, Thomas Newcomen (1664-1729), seorang penjual besi di Dartmouth, menemukan cara baru dengan menyesuaikan desain Savery. Inovasinya pun berhasil meningkatkan kecepatan proses kondensasi (dengan menyuntikkan air dingin), dan juga tenaga.

Sayangnya mesin Newcomen tidak terlalu efisien dalam hal kebutuhan batubara untuk memanaskannya, namun karena dioperasikan di tambang batubara, hal tersebut tidak menjadi masalah. Untuk menggunakan mesin seperti itu di tempat lain amat tidak dimungkinkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.