Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin 28 Negara Ketagihan, Kemenlu Bongkar Alasan Makassar Dipilih Jadi Senjata Diplomasi Kuliner RI!

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Bikin 28 Negara Ketagihan, Kemenlu Bongkar Alasan Makassar Dipilih Jadi Senjata Diplomasi Kuliner RI! Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik di Kemenlu Heru Hartanto Subolo (kiri) menerima cinderamata dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kanan) saat pembukaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) ke-6 Diplomatic Tour Goes to Makassar yang dikemas dengan filosofi jejak rasa, di Benteng Rotterdam Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/6).

MAKASSAR - Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia R. Heru Hartanto Subolo mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) ke-6 Diplomatic Tour Goes to Makassar yang dikemas dengan filosofi Jejak Rasa digelar pada 23–25 Juni 2026.

"Izinkan saya menyampaikan apresiasi tulus kami kepada Wali Kota Makassar, Pemkot Makassar, anggota Forkopimda, DPRD dan semua pemangku kepentingan yang telah mendedikasikan kerja sama luar biasa yang membuat program ini terlaksana," ujarnya saat sambutan pada Gala Dinner dan pembukaan IGS ke-6 di Benteng Rotterdam Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/6) malam.

Kemitraan yang kuat antara Kementerian Luar Negeri dan Makassar, lanjut Heru, menunjukkan bagaimana aktor nasional dan lokal dapat bekerja bahu membahu dalam keterlibatan pelaksanaan kegiatan internasional ini. Apresiasi turut disampaikan atas kehadiran Duta Besar, anggota Korps Diplomatik, Konsul Jenderal yang telah ikut bergabung dalam kegiatan hari ini.

"Kehadiran Anda mencerminkan persahabatan yang langgeng antara Indonesia dan negara-negara masing-masing, serta komitmen bersama untuk membangun jembatan melintasi budaya dan masyarakat," paparnya.

Gastro Diplomasi Indonesia seri keenam ini adalah inisiatif dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang diluncurkan tahun 2023 untuk memamerkan kekayaan budaya dan warisan Indonesia, sambil memperkuat keterlibatan internasional melalui salah satu bahasa paling universal yang dikenal umat manusia, yaitu makanan.

​Selama bertahun-tahun, Gastro Diplomasi telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang kuliner. Ini telah menjadi platform yang menghubungkan pemerintah daerah, komunitas, industri kreatif, dan mitra internasional.

"Jadi melalui inisiatif ini, kami berusaha memperkenalkan kekayaan Indonesia, wilayah yang kita pilih hari ini adalah salah satu wilayah yang sedang berkembang di Indonesia Timur. ​Inilah alasan mengapa kami membawa anda semua ke Makassar, kota yang indah di Indonesia Timur yang menawarkan kombinasi menarik dari dinamisme ekonomi, keberagaman budaya, warisan maritim, dan tentu saja, keunggulan kuliner," tutur Heru.

Pemerintah Indonesia merasa terhormat menyambut perwakilan dari 28 negara yang hadir seperti Australia, Bosnia dan Herzegovina, Brasil, Bulgaria, Kamboja, Kosta Rika, Kuba, Etiopia, Fiji, Finlandia, Jepang, Laos, Malaysia, Meksiko, Belanda, Nigeria, Pakistan, Peru, Filipina, Polandia, Rwanda, Serbia, Tunisia, Ukraina, Uruguay, Venezuela, dan Zimbabwe.

"Kami berharap para delegasi akan menemukan tidak hanya potensi investasi ekonomi kota yang akan dipresentasikan besok, tetapi juga budaya yang dinamis, warisan sejarah yang kaya, dan keramahan penduduknya. Selain itu merasakan langsung mengapa Makassar telah lama menjadi titik pertemuan peradaban dan pusat pertukaran maritim," ucapnya.

Tidak hanya itu, para delegasi memiliki kesempatan untuk menikmati beberapa tradisi kuliner paling ikonik di Sulawesi Selatan, di antaranya dinikmati yakni Coto Makassar, Konro, Palubasa, dan berbagai macam makanan laut lezat lainnya yang mencerminkan generasi warisan budaya dan sejarah lokal.

"​Sambil menikmati pertunjukan (tarian dan I Lagaligo) serta sajian kuliner malam ini, marilah kita ingat bahwa setiap hidangan menceritakan sebuah kisah, setiap rasa membawa warisan, dan setiap meja bersama menciptakan kesempatan untuk saling pengertian di antara bangsa-bangsa," kata Heru.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada kesempatan itu menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan selamat datang kepada para delegasi negara mitra di Fort Rotterdam yang memiliki sejarah panjang terkait nama Makassar.

"Malam ini bukan sekadar jamuan makan malam. Ini adalah perayaan persahabatan, budaya, dan diplomasi melalui makanan. Gastronomi memiliki kekuatan unik untuk menyatukan orang-orang, memungkinkan kita berbagi cerita, tradisi, dan nilai-nilai melampaui batas dan bahasa.

"Makassar bangga dengan warisan kulinernya yang kaya. Kami sering berkata bahwa berdiet itu sulit di Makassar karena selalu ada hidangan lezat yang menanti untuk dinikmati kapan saja sepanjang hari. Kami berharap jamuan makan malam ini menjadi perjalanan berkesan pertama dalam mencicipi cita rasa kota kami," tuturnya kepada para tamu delegasi melalui sambutannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.