Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Makan Bergizi Gratis: Pengamat Sarankan Pelibatan Kantin Sekolah di Wilayah Pelosok

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 02:50 WIB | Oleh:
Program Makan Bergizi Gratis: Pengamat Sarankan Pelibatan Kantin Sekolah di Wilayah Pelosok Doc: ANTARA/Suriani Mappong
Ket. Ilustrasi aktivitas dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG)) yang diwacanakan dapat dikelola oleh kantin sekolah di wilayah pelosok.

MAKASSAR - Pengamat kebijakan publik dari Lembaga Studi Kebijakan Ekonomi Publik (LSKP), Kafrawi Saenong, menyatakan bahwa wacana pelibatan kantin sekolah merupakan salah satu solusi taktis dan efisien untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah pelosok dan kepulauan, Selasa (23/6). 

"Kebijakan ini mampu menjangkau wilayah pelosok yang selama ini sulit diakses oleh investor besar, sehingga pelaksanaannya lebih efisien dan efektif," kata Kafrawi di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan pelibatan kantin mandiri akan membuat program berjalan jauh lebih efisien, sehingga ini juga dapat solusi cerdas untuk mengatasi hambatan geografis di wilayah kepulauan.

"Dengan adanya kebijakan dari pusat misalnya dengan adanya pengelolaan dapurnya oleh kantin sekolah masing-masing tentu itu sangat efisien dan efektif," katanya.

Oleh karena itu, pemanfaatan fasilitas yang sudah ada di sekolah jauh lebih realistis daripada harus membangun infrastruktur dapur baru dari nol.

Selain itu, penolakan MBG dari sekolah mampu, justru memberikan dampak positif bagi pemerataan anggaran negara, sekolah-sekolah lain yang masih perlu bantuan dapat lebih banyak terjangkau, khususnya yang berada di pelosok

Berkaitan dengan hal tersebut, kata Kafrawi, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) diharapkan dapat segera merumuskan petunjuk teknis terkait pelaksanaan wacana ini. Kolaborasi yang matang sejak awal akan menentukan keberhasilan program jaminan sosial tersebut di lapangan.

Pentingnya standarisasi ini agar kualitas makanan di desa tidak kalah dengan wilayah perkotaan.

Sementara itu, pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pendataan terhadap kesiapan fasilitas dapur di setiap satuan pendidikan, sehingga langkah awal yang terukur akan mempermudah proses transisi pengelolaan ke pihak komite sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.