Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 18:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran Doc: istimewa
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Pemberantasan Perbudakan Modern, Penyelundupan Manusia, dan Perdagangan Manusia, Jane Duke, di Kantor Kementerian P2MI, Selasa (23/6)

JAKARTA – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Pemberantasan Perbudakan Modern, Penyelundupan Manusia, dan Perdagangan Manusia, Jane Duke, di Kantor Kementerian P2MI, Selasa (23/6). 

Pertemuan itu membahas berbagai tantangan perlindungan pekerja migran Indonesia, salah satunya soal maraknya operasi penipuan daring (online scamming) yang kerap berkedok tawaran pekerjaan di luar negeri.

Wamen Christina menyebut, Indonesia juga menjadi salah satu negara yang terdampak oleh keberadaan pusat-pusat penipuan daring di sejumlah negara. 

Karena itu, perlunya kerja sama dan koordinasi lintas negara untuk mencegah praktik perdagangan orang, termasuk perdagangan manusia dengan tujuan eksploitasi dan pemaksaan melakukan tindak kejahatan.

“Ancaman online scamming yang menyasar calon pekerja migran menjadi perhatian serius pemerintah. Modusnya terus berkembang dan sering kali menggunakan kedok tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi,” ujar Christina.

Kementerian P2MI, lanjut Christina, juga aktif melakukan langkah pencegahan terhadap berbagai tawaran kerja ilegal yang berpotensi menjerat masyarakat ke dalam jaringan penipuan daring. 

Salah satunya lewat koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan penurunan (takedown) konten-konten bermuatan penawaran kerja mencurigakan di ruang digital. Termasuk potensi pergeseran lokasi operasi sindikat ke negara lain. 

“Pemerintah Indonesia terus melakukan langkah antisipatif agar warga negara Indonesia tidak menjadi korban maupun pelaku yang dipaksa bekerja dalam jaringan kejahatan lintas negara tersebut,” jelas politisi Partai Golkar ini. 

Ia menegaskan, tugas Kementerian P2MI tidak hanya fokus pada aspek perlindungan pekerja migran, tetapi juga mencakup promosi, penempatan, serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia agar dapat bekerja secara aman, legal, dan produktif.

Dalam kesempatan yang sama, Wamen Christina juga membahas program Working Holiday Visa (WHV) yang selama ini menjadi salah satu jalur mobilitas warga negara Indonesia ke Australia.

Ia menilai perlunya penguatan edukasi bagi peserta WHV mengenai hak dan kewajiban selama di Australia, pemahaman mengenai perlindungan kerja, asuransi, aturan berkendara, serta berbagai ketentuan dasar lainnya perlu terus disosialisasikan kepada peserta program.

“Peserta WHV tidak melalui mekanisme penempatan pekerja migran dan tidak mengikuti OPP (Orientasi Pra Pemberangkatan), sebagaimana pekerja migran pada umumnya. Karena itu, pembekalan dan sosialisasi mengenai hak, kewajiban, serta aspek perlindungan menjadi sangat penting,” katanya.

“Harapan saya, kerja sama antara Indonesia dan Australia dapat terus diperkuat, baik dalam upaya pencegahan perdagangan orang dan penipuan daring maupun dalam peningkatan literasi dan perlindungan bagi warga negara Indonesia yang bekerja atau mengikuti program mobilitas di luar negeri,” imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Alcaraz Merasa Segar Secara...
Nasional
Menakar Ruang Kebijakan di ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.