Paratethys, Danau Terluas yang Pernah Ada
📅 Jumat, 05 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoPalcu, yang saat ini sedang meneliti ketahanan daerah-daerah yang rentan terhadap perubahan iklim dan perubahan yang disebabkan oleh manusia melalui proyek yang didanai Veni, menekankan bahwa memahami Paratethys bukan hanya sebuah perjalanan ke masa lalu yang tragis, tetapi juga sebuah mercusuar harapan untuk masa depan.
"Laut Hitam modern mempunyai potensi untuk menjadi salah satu kawasan penyimpanan karbon alami terbesar di dunia. Stabilitasnya sangat penting dalam membuka kapasitasnya sebagai pelopor inisiatif penyimpanan karbon di masa depan," kata dia.
Penelitian yang dipimpin oleh Palcu dan diterbitkan pada tahun 2021 ini merupakan kolaborasi antara Universitas Utrecht (Belanda), Universitas São Paulo (Brasil), Akademi Sains Russia, Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati dan Iklim Senckenberg (Jerman) dan Pusat Penelitian Iklim dan Keanekaragaman Hayati Senckenberg (Jerman), Universitas Bukares (Rumania). hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!