Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Delapan DPO Ini Masih Terus Diburu

📅 Kamis, 04 Jan 2024, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Delapan DPO Ini Masih Terus Diburu Doc: ANTARA/Ho/Kejati Jambi
Ket. Kedelapan orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang Kejati Jambi pada tahun ini.

Jambi - Tim Buru buronan Kejaksaan Tinggi (Tabur Kejati) Jambi menargetkan pada tahun ini bisa menangkap atau memburu delapan orang buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kejaksaan dalam berbagai kasus mulai dari penggelapan hingga korupsi.

"Pada tahun ini ada delapan orang DPO yang diburu Kejati Jambi," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jambi Lexy Fatharany di Jambi Kamis.

Dia menjelaskan bagi masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan para DPO, agar menghubungi Kejaksaan Tinggi Jambi atau Kantor Kejaksaan Negeri terdekat sedangkan kepada para buronan atau para DPO, kami nyatakan tidak ada tempat yang aman untuk bersembunyi, dan kami mengimbau untuk segera menyerahkan diri.

Kedelapan DPO yang diburu tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jambi yakni pertama Leo Darwin terkait dalam kasus korupsi kredit macet Bank Jambi, kedua Sanggam Parapat atas kasus penipuan, Asril bin Haning (penipuan) Efda Yani (penggelapan), Dadang Saputra bin Kanak terkait kasus pencabulan terhadap anak, Mardedi Susanto (pengeroyokan), Joni Rusman kasus korupsi pada Disbudparpora Kabupaten Sarolangun dan Zulpikar terlibat kasus penambangan ilegal.

"Kini tim Tabur Kejati Jambi sedang melakukan pendalaman untuk memburu keberadaan mereka dan berharap dalam setahun ini mereka para DPO bisa ditangkap kembali untuk menjalani hukumannya," kata Lexy.

Pada tahun lalu jumlah DPO sebanyak 11 kasus dan yang masuk dalam anggaran DIPA adalah dua buronan dan kemudian yang realisasi ditangkap tiga buronan atau capaian kinerja melampaui target 150 persen, kemudian pada 2024 target bisa tercapai atau melebihi tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.