Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka yang Mengagetkan, Korban Jiwa Akibat Banjir di Kenya Bertambah Jadi 120 Orang

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka yang Mengagetkan, Korban Jiwa Akibat Banjir di Kenya Bertambah Jadi 120 Orang Doc: Antara/Anadolu
Ket. Banjir di Kenya.

Nairobi - Berita duka yang mengagetkan, banjir yang meluas dan merusak di Kenya telah menelan korban 120 jiwa, meningkat drastis dari 76 yang tercatat sebelumnya, menurut pihak berwenang pada Selasa.

"Saat ini, empatcounty(di Kenya timur) termasuk Tana River, Garissa, Wajir dan Mandera diidentifikasi sebagai kawasan terdampak paling parah dengan 120 orang tewas," sebut Raymond Omollo, Sekretaris Utama Keamanan Dalam Negeri Kenya.

"Hari ini, Komite Operasi Bencana Nasional bertemu dengan kementerian dan lembaga terkait untuk membahas penyelamatan segera dan langkah-langkah mitigasi jangka panjang terhadap banjir bandang yang telah melanda sejumlah wilayah di negara ini," tambahnya.

Omollo mengatakan lebih dari 89.000 keluarga telah mengungsi dan ditampung di 112 kamp pengungsian di seluruh negeri.

Situasi itu telah meningkat menjadi keadaan darurat karena pasokan penting, seperti makanan, obat-obatan, dan bahan bakar, terhenti karena jalan-jalan tidak dapat dilalui dan infrastruktur rusak sehingga menghambat transportasi.

Omollo menekankan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan upaya penyelamatan dan mengurangi dampak hujan akibat El Nino melalui peringatan dini dan pengawasan bencana.

Hujan yang terus turun menimbulkan berbagai masalah, termasuk banjir dan tanah longsor, yang semakin memperparah penderitaan masyarakat terdampak.

Kenya, Somalia dan Ethiopia sedang diguyur hujan El Nino yang merusak sehingga memperparah krisis kemanusiaan.

Hujan terus menerus telah menelan korban jiwa, menambah tempat-tempat pengungsian, dan menghancurkan infrastruktur penting di ketiga negara tersebut.

El Nino --fenomena iklim yang ditandai dengan peningkatan suhu permukaan laut secara berkala-- menyebabkan perubahan pola curah hujan secara signifikan.

Kondisi itu akan menambah kemungkinan munculnya cuaca ekstrem seperti banjir, yang mengganggu ekosistem di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.