Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Krakatau, Para Pelajar Jakarta Mulai Senin Besok Ditetapkan Belajar dari Rumah

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 19:07 WIB | Oleh:
Erupsi Krakatau, Para Pelajar Jakarta Mulai Senin Besok Ditetapkan Belajar dari Rumah Doc: ist
Ket. hindari erupsi belajar dari rumah

JAKARTA – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau membuat pontang-panting wilayah. Salah satunya Jakarta. Tak mau para anak didik mengalami gempuran abu vulkanik, maka para siswa diwajibkan belajar dari rumah.

Tujuannya, untuk menjaga kesehatan terutama dari paparan abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau. Belum diketahui sampai kapan, namun mulai Senin besok para siswa Jakarta belajar dari rumah. Dinas Pendidikan Jakarta menegaskan bahwa kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilakukan untuk menjaga kesehatan siswa.

”Penerapan PJJ bukan berarti kegiatan pendidikan dihentikan, tetapi dilaksanakan dari rumah dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta didik,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Nahdiana, Minggu (6/7).

Nahdiana ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah.

Gubernur Jakarta Pramono Anung minta warga menerapkan lima langkah atau 5M apabila wilayah tempat tinggal mulai terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. "Bila wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik, lakukan 5M," kata Pramono, Minggu.

Pramono menjelaskan lima langkah tersebut adalah memakai masker atau perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kemudian, menutup pintu, jendela, dan sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik. Lalu, membatasi aktivitas di luar ruangan ketika paparan abu cukup pekat.

Selain itu, warga juga diminta membersihkan endapan abu dengan terlebih dahulu membasahinya agar partikel tidak kembali beterbangan. Langkah kelima, segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan atau kondisi penglihatan yang memburuk.

Lebih lanjut Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Geologi Kementerian ESDM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Wisata Kawah Ijen Banyuwang...
Olahraga
Mengharap Final Leo/Daniel-...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.