Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dugaan Korupsi, Kejari Usut Kasus Gedung Milik Salah Satu Universitas di Palembang

📅 Senin, 13 Nov 2023, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dugaan Korupsi, Kejari Usut Kasus Gedung Milik Salah Satu Universitas di Palembang Doc: ANTARA/M. Imam Pramana
Ket. Kejaksaan Negeri Palembang konferensi pers di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (13/11/2023).

Palembang - Kejaksaan Negeri Palembang, Sumatera Selatan, secara resmi meningkatkan status penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pembangunan gedung guest housetujuh lantai eks rumah dinas Kemenkeu Palembang pada tahun 2022 ke tahap penyidikan.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Palembang Ario Aprianto Gofar saat konferensi pers di Palembang, Senin, menyebutkan terdapat pekerjaan pembangunanguest housesalah satu universitas negeri di Kota Palembang dengan nilai kontrak sebesar Rp16.520.639.149,00 selama 180 hari terhitung sejak 25 Juni 2022 hingga 21 Desember 2022 di Kecamatan Kemuning, Kota Palembang.

"Selanjutnya terhadap pekerjaan pembangunanguest housekampus itu anggaran tersebut terdapat empat kali adendum," katanya.

Berdasarkan pemeriksaan volume dan kualitas fisik terpasang pembangunanguest housekampus tersebut pada tahun anggaran 2022, kata Ario,ditemukan volume terpasang yang kurang dari kontrak, yaitu terletak pada lokasi pekerjaan struktur, terutama pada beton dan besi dan konstruksi bangunan yang tidak memenuhi mutu beton sesuai dengan kontrak k-300 kg/cm² dan k-250 kg/cm² adalah struktur kolom dan struktur balok pada lantai 7 struktur di lantai 6 dan struktur di lantai 3.

Bahwa berdasarkan fakta-fakta tersebut dan berdasarkan hasil ekspos, lanjut dia, tim jaksa penyelidik berkesimpulan bahwa telah ditemukan indikasi tindak pidana korupsi dalam pekerjaan pembangunanguest housekampus itu di Palembang pada tahun anggaran 2022 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Selanjutnya tim penyidik akan melakukan pemeriksaan sesuai dengan hukum acara (KUHAP) secara mendalam untuk mencari serta mengumpulkan bukti guna menemukan pihak yang bertanggung jawab dan menetapkan tersangka dalam perkara ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.