Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tidak Dapat Bertindak Melawan Negara-negara Agresor

📅 Rabu, 08 Nov 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Tidak Dapat Bertindak Melawan Negara-negara Agresor Doc: Wikimedia

Meskipun gagal sebagai organisasi perdamaian, Liga Bangsa-Banga atau The League of Nations mempunyai beberapa keberhasilan diplomatik kecil pada tahun 1920-an. Seperti merundingkan sengketa wilayah antara negara-negara Eropa, liga ini tidak dapat membendung agresi komunis Russia (yang menjadi Uni Soviet pada 1922) atau negara-negara fasis seperti Italia, Jerman, dan Jepang.

Kebangkitan fasisme dimulai pada masa Perdana Menteri Italia, Benito Mussolini, yang berubah menjadi diktator satu partai pada 1925. Sebagai negara yang dikelilingi oleh beberapa negara seperti Yunani, Albania, dan Yugoslavia, Italia dibawah Mussolini berupaya memperoleh wilayah seperti pada masa kejayaan Kekaisaran Romawi.

Di utara, Jerman mengalami ketidakstabilan politik dan ekonomi sepanjang 1920-an. Namun, pada 1933, pemimpin partai Nazi, Adolf Hitler, diangkat menjadi kanselir oleh presiden yang sedang sakit, Paul von Hindenburg. Kesengsaraan ekonomi dan ketakutan terhadap komunisme membuat banyak warga Jerman mendukung partai fasis Nazi, yang berjanji mengembalikan Jerman ke kejayaannya.

Laman The Collector menyebut, sembilan bulan setelah Hitler menjadi kanselir, Jerman keluar dari LBB untuk memulai mengangkat senjata kembali. Dengan tidak lagi menjadi anggota, tidak banyak yang dapat dilakukan oleh badan tersebut untuk mencegah negara itu menuju militerisme.

Invasi Jepang ke Manchuria pada 1931 menjadi bukti betapa liga tersebut gagal mengambil tindakan. Pada 1935, LBB menghadapi krisis serupa yang kedua. Italia, yang sekarang dipimpin oleh Mussolini, menginvasi Abyssinia (sekarang dikenal sebagai Ethiopia) pada 3 Oktober dan negara ini dikenai sanksi oleh LBB. Sebagai pembalasan terhadap sanksi, Italia meninggalkan LBB pada bulan Desember 1937. Dengan tidak lagi menjadi anggota, tidak ada yang bisa menghentikan langkah Jepang, Jerman, dan Italia untuk melakukan agresi militer.

Lalu Perang Dunia II pun pecah di Eropa pada September 1939 dan hal ini membuktikan LBB semakin tak kuasa menanggung beban apalagi karena negara agresor Jerman tidak menjadi anggota dari badan tersebut. Pada Desember 1939, Uni Soviet dikeluarkan dari LBB karena invasinya ke negara tetangga Finlandia dalam Perang Musim Dingin, yang mungkin menandai tindakan penting terakhir organisasi tersebut.

Usai Perang Dunia II, pada 26 April 1946, LBB secara resmi dibubarkan dan mengalihkan seluruh asetnya kepada organisasi baru, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara resmi didirikan pada 24 Oktober 1945. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.