Event Tourism Makin Menguat, Konser hingga MotoGP Dorong Mobilitas Wisatawan
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 19:13 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Pariwisata berbasis acara atau event tourism semakin menjadi salah satu penggerak perjalanan wisata di Indonesia. Konser musik, kompetisi olahraga, festival budaya, hingga pameran berskala besar tidak lagi hanya menjadi agenda hiburan, tetapi turut mendorong masyarakat melakukan perjalanan ke berbagai daerah.
Tren tersebut juga mendapat dukungan melalui berbagai program pemerintah, salah satunya Karisma Event Nusantara (KEN), serta penyelenggaraan dan dukungan terhadap sejumlah event nasional maupun internasional.
Data Kementerian Pariwisata menunjukkan, event tourism sepanjang semester pertama 2026 menghasilkan estimasi perputaran ekonomi sekitar Rp858 miliar. Nilai tersebut berasal dari berbagai kegiatan dalam program KEN serta event nasional dan internasional yang mendapatkan dukungan pemerintah.
Angka tersebut memperlihatkan semakin besarnya peran penyelenggaraan acara dalam menggerakkan aktivitas pariwisata sekaligus perekonomian di berbagai daerah. Temuan serupa juga terlihat dalam data Traveloka. Sejumlah event besar tercatat memberikan dampak terhadap mobilitas wisatawan domestik maupun wisatawan dari kawasan Asia Tenggara.
MotoGP Mandalika Dorong Perjalanan Wisatawan
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu event yang memberikan dampak signifikan adalah MotoGP Mandalika. Berdasarkan analisis Traveloka yang diterima pada Selasa (4/8), penyelenggaraan ajang balap motor tersebut mendorong peningkatan perjalanan wisatawan domestik sebesar 49%.
Dampaknya juga terlihat dari meningkatnya perjalanan wisatawan mancanegara dari sejumlah negara Asia Tenggara. Wisatawan dari Singapura dan Thailand masing-masing meningkat 61%, sementara wisatawan dari Vietnam naik 30%.
Pameran otomotif juga menunjukkan pola serupa. Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tercatat mendorong peningkatan permintaan perjalanan dari Singapura hingga 162%.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data tersebut menunjukkan bahwa event berskala nasional dan internasional dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan wisatawan dalam menentukan tujuan perjalanan.
Konser Internasional Jadi Magnet Wisatawan
Pengaruh event tourism juga terlihat pada sektor hiburan. Sejumlah konser musisi internasional yang digelar di Jakarta tercatat mendorong peningkatan perjalanan wisatawan asal Vietnam hingga 336%. Konser musik juga memberikan pengaruh terhadap perjalanan wisatawan domestik, terutama menjelang periode akhir tahun.
Traveloka mencatat, pada 26-27 Desember, tingkat okupansi perjalanan mencapai 129% dibandingkan periode Hari Natal, 25 Desember. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan untuk menghadiri berbagai pertunjukan musik.
Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa konser dan acara hiburan memiliki daya tarik yang lebih luas. Selain mendatangkan penonton dari kota-kota lain di Indonesia, event musik juga berpotensi menarik wisatawan mancanegara.
Indonesia Semakin Menarik bagi Wisatawan Asia Tenggara
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!