Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Nasional Rapuh, Lebih Mengikuti UMR Murah, Bukan Daya Beli Masyarakat

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pada akhirnya akan lebih gampang dengan mengimpor. Masalah-masalah tersebut tidak akan bisa diselesaikan hanya dengan menambal sementara.

Aditya juga menyoroti intermediasi perbankan yang sampai hari ini pembiayaan ke segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tidak ada kemajuan berarti. UKM tidak bisa tumbuh dengan sendirinya.

"Tiga unsur yang UKM butuhkan yaitu, software, inovasi dan efisiensi, lalu permodalan serta marketing distributiion. Yang punya itu hanya negara. Kalau tidak dibantu negara bagaimana bisa bersaing dengan raksasa. Bank pun tidak berminat membiayai mereka, lebih enak sama kroni. Di negara lain, mereka semakin ketat melindungi sektor keuangan mereka, sementara kita semakin lemah, saat ini rakyat makin susah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.