Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

28 Minggu, 23 Agu 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/8).

Kota Bandung - Pemerintah Kota Bandung menargetkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPOS) Gedebage dapat rampung pada 2027 untuk mengembangkan fasilitas pengolahan sampah berkapasitas hingga 300 ton per hari.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pembangunan fasilitas tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

“Dalam hal ini, kami akan membangun satu fasilitas pengolahan sampah dengan menggunakan sebuah teknologi yang baru,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Minggu (23/8).

Menurut Farhan, fasilitas tersebut akan dibangun di kawasan Gedebage setelah Pemkot Bandung bersama pihak terkait melakukan survei lokasi dan menilai kawasan tersebut layak dikembangkan sebagai lokasi fasilitas pengolahan sampah berkapasitas hingga 300 ton per hari.

Ia mengatakan pembangunan fasilitas tersebut menjadi salah satu langkah cepat yang ditempuh Pemkot Bandung untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah dengan teknologi baru.

“Terus terang Kota Bandung itu satu-satunya ibu kota provinsi yang tidak punya TPA. Jadi kami sangat tergantung kepada TPA-TPA yang dibangun oleh provinsi, baik yang di Sarimukti maupun yang sekarang sedang dibangun di Legok Nangka,” katanya.

Farhan mengatakan pembangunan TPA Legok Nangka masih membutuhkan waktu sehingga Kota Bandung perlu menyiapkan solusi pengelolaan sampah sembari menunggu fasilitas tersebut beroperasi.

“Waktu itu, Pak Gubernur memberikan pekerjaan rumah. Sambil menunggu tiga tahun Legok Nangka jadi, kalian bisa bikin apa? Nah, ini salah satu terobosan yang kami lakukan,” ujarnya.

Ia menargetkan pembangunan dan persiapan fasilitas TPOS Gedebage dapat dipercepat sehingga mulai beroperasi pada akhir 2026 atau awal 2027.

Sementara itu, Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara Sigit Puji Santosa mengatakan teknologi yang disiapkan mengusung konsep pengolahan sampah secara terdesentralisasi sehingga sampah tidak seluruhnya harus dibawa ke tempat pemrosesan akhir.

“Ini adalah solusi yang kita sebut desentralisasi. Artinya tidak perlu dibawa ke TPA, tempat penimbunan akhir, tapi kita selesaikan di regional masing-masing,” kata Sigit.

Ia menjelaskan teknologi tersebut akan memproses sampah menjadi Solid Recovered Fuel (SRF), yakni material dengan nilai kalor tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk refinery, pabrik, serta boiler.

Menurut Sigit, konsep tersebut tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan industri.

Ia mengatakan teknologi yang dipilih harus memenuhi aspek lingkungan dan sosial, termasuk memastikan proses pengolahan tidak menimbulkan bau yang mengganggu masyarakat sekitar.

“Kita pastikan teknologi yang kita pilih adalah teknologi yang ter-contained dan ter-capture sehingga tidak ada bau yang mengganggu lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Pertemuan bilateral Menlu I...

PLTA Siguragura di Kabupaten Toba

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
PLTA Siguragura di Kabupate...
Megapolitan
Antrean penumpang Transjaka...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.