Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar Minta SDM Indonesia Manfaatkan Peluang Kerja di Industri Pariwisata Global

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menpar Minta SDM Indonesia Manfaatkan Peluang Kerja di Industri Pariwisata Global Doc: Kementerian Pariwisata
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan paparan dalam Kuliah Umum Bersama Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar secara hibrida dari Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok di NTB, Selasa (18/8/2026).

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meminta sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata di Indonesia bersiap untuk menangkap peluang kerja di industri pariwisata global.

Menurut keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat, dia menyampaikan bahwa peningkatan populasi lanjut usia di negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa memunculkan kebutuhan besar akan tenaga perhotelan dan pariwisata.

"Ini adalah peluang emas bagi kalian, generasi penerus bangsa," katanya kepada para mahasiswa Politeknik Pariwisata saat menyampaikan sambutan dalam kuliah umum bersama semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa (18/8).

Menurut dia, talenta-talenta pariwisata Indonesia bisa ikut memanfaatkan peluang tersebut dengan bekal kompetensi dan pemahaman mengenai tata cara bekerja di luar negeri secara legal dan aman.

"Peluang global harus diiringi dengan kesiapan kompetensi, kemampuan berbahasa asing, profesionalisme, integritas, serta pemahaman mengenai mekanisme bekerja secara legal dan aman di luar negeri," katanya.

Dia berharap lulusan Politeknik Pariwisata tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga bisa tampil sebagai tenaga profesional yang berdaya saing global.

Kementerian Pariwisata terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pariwisata dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia pariwisata yang kompeten dan berdaya saing.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi pariwisata mencakup pengembangan kurikulum yang adaptif dengan kebutuhan industri, peningkatan kompetensi dosen, peningkatan sertifikasi profesi, perluasan kerja sama internasional, serta pembukaan lebih banyak kesempatan magang.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata berusaha menyesuaikan kurikulum politeknik pariwisata agar selaras dengan standar okupasi global.

Kementerian Pariwisata juga bekerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk meningkatkan pemahaman calon pekerja mengenai prosedur penempatan pekerja serta perlindungan pekerja di luar negeri.

"Beberapa tahun ke depan, dari ruang-ruang pendidikan Poltekpar diharapkan lahir general manager hotel internasional, executive chef, cruise director, entrepreneur, diplomat pariwisata, hingga pemimpin industri pariwisata dunia yang berasal dari Indonesia," kata Menteri Pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.