Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulu Tangkis Habis

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 06:46 WIB | Oleh:
Bulu Tangkis Habis Doc: Foto : PBSI
Ket. Gregoria Mariska Tunjung saat beraksi di ­kejuaraan Asian Games 2022.

JAKARTA - Target meraih tiga medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis Asian Games Hangzhou 2022 gagal. Jangankan emas, perungguh pun tidak dapat. Laskar terakhir Gregoria dihancurkan Aya Ohori dari Jepang 10-21 dan 19-21. Di beregu putra dan putri Indonesia tak mampu meraih medali. Sedangkan di perseorangan sama gagalnya. PBSI menargetkan tiga emas Asian Games 2022 dari bulu tangkis.

Tahun 2018 total Indonesia mampu menyumbang dua medali emas, dua perak dan empat perunggu dari badminton. Dari sektor tunggal putra Asian Games 2018 yang digelar di Istora Senayan Jakarta, Indonesia merebut medali emas lewat Jonatan Christie dan perunggu dari Anthony Sinisuka Ginting. Tahun ini, Jonatan tumbang di babak 16 besar. Anthony Ginting kemudian menyusul di perempat final.

Langkah Anthony dihentikan wakil tuan rumah Li Shi Feng dalam pertandingan Kamis (5/10). "Ini salah satu pertandingan berat sepanjang pekan Asian Games," ujar Anthony yang kalah dari Li melalui dua gim langsung dengan skor 13-21, 17-21. Sebelumnya, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga menelan kekalahan dari wakil Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin, 19-21, 18-21.

Fajar/ Rian mengaku kurang tampil lepas saat berlaga di babak perempat itu sehingga mereka harus mengakui keunggulan ganda putra peraih medali emas Olimpiade 2020 Tokyo, melalui dua gim langsung 19-21, 18-21. Fajar/Rian mengakui sedang dalam periode sulit. Ganda putra nomor satu dunia itu berharap bisa segera lepas dari tekanan dan kembali ke performa terbaik.

Dengan hasil ini, Fajar/Rian tidak mampu menyumbang medali untuk kontingen Indonesia setelah di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang merebut medali perak. Dari perolehan medali hingga Kamis malam kontingen Indonesia urutan 13. Penurunan itu disebabkan Kazakhstan yang sukses meraih medali emas keenam.

Indonesia sudah mengoleksi enam medali emas, namun jumlah perak kalah dari Kazakhstan. Kondisi itu membuat Indonesia mulai dikejar Singapura dan Malaysia. Indonesia total sudah mengumpulkan 6 emas, 10 perak, 16 perunggu. Singapura 3 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Lalu Malaysia 3 emas, 5 perak, dan 16 perunggu.

Sepanjang Kamis, Indonesia hanya mampu menambahkan dua medali perak dari cabang olahraga perahu naga. Satu dari nomor perahu naga putri 500 meter dan satu lagi dari nomor perahu naga putra 500 meter. Untuk bisa masuk 10 besar setidaknya Indonesia perlu tambahan dua medali emas. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.