Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antonelli Sambut Hujan di Sepang, Mobil Formula 1 2026 Siap Diuji dalam Kondisi Basah

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 07:52 WIB | Oleh:
Antonelli Sambut Hujan di Sepang, Mobil Formula 1 2026 Siap Diuji dalam Kondisi Basah Doc: Formula 1
Ket. Kimi Antonelli.

SEPANG – Pembalap Italia Kimi Antonelli menilai Sirkuit Sepang bisa menjadi tempat ideal untuk menguji kemampuan mobil Formula 1 generasi 2026 dalam kondisi basah. Pembalap Mercedes itu bahkan menyambut kemungkinan turunnya hujan saat Grand Prix Malaysia.

Sepang dikenal memiliki permukaan aspal yang sangat kasar dan abrasif. Menurut Antonelli, karakter tersebut justru dapat menjadi keuntungan jika balapan musim ini akhirnya mendapatkan kesempatan pertama untuk berlangsung dalam kondisi basah.

Pembalap muda Italia itu sejauh ini menjalani persaingan perebutan gelar dengan kondisi lintasan yang mayoritas kering. Karena itu, ia melihat Sepang sebagai tempat yang tepat untuk menghadapi tantangan berbeda, terutama dengan karakter mobil F1 2026 yang masih relatif baru.

Hujan deras dan badai petir bukan sesuatu yang asing di Malaysia. Iklim tropis negara tersebut kerap menghadirkan hujan lebat pada sore hari, disertai kilat dan petir.

“Saya pikir lintasan ini akan cukup bagus dalam kondisi basah. Permukaannya sangat terbuka sehingga sebenarnya tidak banyak genangan air, kecuali hujan turun sangat deras,” kata Antonelli.

Ia bahkan menyebut Sepang memiliki permukaan aspal paling kasar yang pernah dirasakannya.

“Kalau hujannya normal, mungkin ini akan menjadi lintasan terbaik untuk mencoba mobil-mobil ini pertama kali dalam kondisi basah. Aspalnya sangat terbuka sehingga air tidak menggenang di permukaan. Air justru masuk di antara bebatuan. Itu membuat risiko aquaplaning lebih kecil,” ujarnya.

Pemasok ban Formula 1, Pirelli, sebelumnya telah memperingatkan tim-tim mengenai kondisi berat yang berpotensi dihadapi di Sepang. Karakter permukaan lintasan disebut relatif abrasif, dengan tingkat kekasaran yang sebanding dengan Sirkuit Bahrain.

Jika Antonelli melihat peluang dari kemungkinan hujan, rekan setim sekaligus rivalnya dalam perebutan gelar, George Russell, justru menyoroti persoalan lain.

Russell yang berada di posisi kedua klasemen dan tertinggal 66 poin dari Antonelli, mengkhawatirkan panas yang dihasilkan permukaan lintasan jika balapan berlangsung tanpa hujan.

“Perbedaan besar di lintasan ini dibandingkan sirkuit lain yang disebut sebagai lintasan ‘yo-yo’ adalah masalah ban yang terlalu panas,” ujar Russell.

Ia membandingkan Sepang dengan sejumlah sirkuit seperti Melbourne, Silverstone, Monza, dan Kanada yang dinilai memiliki karakter permukaan berbeda.

“Di sini, panas berlebih pada permukaan akan menjadi masalah besar. Bahkan pada lap keluar untuk sesi kualifikasi, ban sudah bisa mengalami overheating,” kata Russell.

Menurutnya, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kemampuan pembalap untuk mengikuti mobil di depan dan kembali menyerang setelah kehilangan posisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Rupiah Berpotensi Melemah -...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.