Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasilkan Energi Tinggi dan Bersih

📅 Senin, 28 Agu 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Hasilkan Energi  Tinggi dan Bersih Doc: afp/ Jonathan NACKSTRAND

Melalui penemuan reaksi "kimia klik" (click chemistry) dan kimia biorthogonal (bioorthogonal chemistry), tiga ilmuwan yaitu Carolyn R Bertozzi, Morten P Meldal, dan K Barry Sharpless, memenangkan anugerah Nobel Kimia pada 2022. Bertozzi berasal dari Universitas Stanford, Meldal dari Universitas Copenhagen, dan K Barry Sharpless, dari Scripps Research di California.

Tiga ilmuwan yang memicu revolusi di bidang kimia dengan merancang cara untuk "mengklik" molekul seperti balok Lego. Cara ini bahkan bisa dilakukan dalam organisme hidup. Mereka diberi penghargaan karena menemukan dan memanfaatkan reaksi kimia yang efisien untuk menciptakan molekul kompleks untuk industri farmasi, memetakan DNA dan membuat bahan desainer.

Profesor Olof Ramstrom, anggota komite kimia Nobel, menggambarkan penghargaan itu sebagai, hadiah fantastis untuk penemuan fantastis. "Mereka telah berupaya menemukan metode untuk mencoba menghubungkan molekul-molekul, untuk menghubungkan blok-blok penyusun sehingga mereka saling terhubung dengan sangat sederhana dan lugas, pada dasarnya sama seperti Anda membuat Lego," kata Ramstrom.

"Anda dapat memiliki potongan-potongan Lego dan Anda dapat menggabungkannya dan membangun rumah, alat, atau kendaraan yang sangat canggih, bahkan pesawat luar angkasa. Itu sama dengan kimiawi ini, meskipun pada tingkat yang sangat, sangat, molekuler," imbuh dia seperti dikutipThe Guardian.

Meskipun penghargaan Nobel cukup langka, hadiah tersebut menempatkan Sharpless di klub pemenang ganda yang bahkan lebih eksklusif. Ini adalah anugerah Nobel keduanya di bidang kimia, yang pertama pada tahun 2001 untuk karya tentang reaksi oksidasi yang dikatalisis secara kiral.

MenurutBroadwith, Sharpless menciptakan istilah "kimia klik" untuk menggambarkan reaksi yang cepat, menghasilkan energi tinggi, dan bersih, artinya reaksi tersebut tidak menghasilkan banyak produk sampingan yang tidak diinginkan. Salah satu reaksi klik pertama yaitu sikloadisi azida-alkuna yang dikatalisis tembaga, ditemukan secara independen oleh Sharpless dan Meldal dan telah mengembangkan cabang kimia sintetiknya.

Profesor Johan Åqvist, ketua komite Nobel, menyamakan kimia klik dengan menempelkan gesper kimia kecil ke blok penyusun molekul sehingga dapat dihubungkan satu sama lain. Triknya, katanya, adalah menemukan gesper yang terikat satu sama lain, dan hanya satu sama lain.

Bertozzi memanfaatkan kimia klik untuk mengembangkan reaksi "bioorthogonal" yang beroperasi dengan aman di dalam organisme hidup tanpa mengganggu biokimia mereka. Terobosan ini memungkinkan para ilmuwan untuk melacak pergerakan biomolekul dalam sel dan dengan demikian memisahkan cara kerja kehidupan yang kompleks.

Reaksi yang dikembangkan oleh para pemenang telah mengarahkan para ilmuwan untuk membuat biomolekul jenis baru dan menciptakan bahan yang dapat mengantarkan obat kanker tepat di tempat yang dibutuhkan pasien manusia.

"Pekerjaan mereka memiliki potensi luar biasa untuk aplikasi dalam kesehatan manusia dan obat-obatan dan kemungkinannya sangat menarik," kata Profesor Gill Reid, presiden Royal Society of Chemistry. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.