Empat Ruas Tol Dibatasi Selama KTT Asean
📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 05:23 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Ilham Kausar
JAKARTA - Empat ruas jalan tol akan diberlakukan pembatasan angkutan barang selama berlangsung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean pada tanggal 4-7 September. "Ada empat ruas tol yang diberlakukan pembatasan angkutan barang," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Jumat (25/8).
Tol yang dibatasi adalah ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit. Kedua, Tol Tomang-Pluit. Ketiga, Tol Kembangan-Tomang, kemudian Jalan Tol Prof Dr Soedijatmo (Pluit-Kamal Muara).
Latif menambahkan, pengaturan pembatasan angkutan barang dimulai pada hari Selasa, 5 September pukul 00.00 WIB sampai Kamis, 7 September 2023 pukul 24.00 WIB. Kendaraan barang pengangkut yang dikecualikan adalah pengangkut bahan bakar minyak (BBM) atau bahan bakar gas (BBG) sertapengangkut ternak dan pakan ternak.
Selain itu, pengangkut hantaran pos dan uang, pengangkut pangan pokok terdiri atas sembako dan pengangkut air minum kemasan. Pemerintah Provinsi Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas 29 ruas jalan selama KTT 5-7 September.
Sejumlah ruas jalan yang diberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) itu merupakan rute yang dilintasi para delegasi negara dari penginapan ke enam lokasi acara. "Ada 29 ruas jalan yang dilakukan rekayasa selama pelaksanaan KTT Asean," kata Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Enam lokasi kegiatan KTT adalah Hotel ST Regis, Kantor Sekretariat Asean, Jakarta Convention Center (JCC), Hutan Kota Plataran GBK, Hotel Sultan dan Istana Merdeka.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari enam lokasi tersebut," ujar Syafrin.
Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Barat minta asosiasi perusahaan dan pengusaha menerapkan work from home (WFH) untuk menyukseskan KTT ke-43 Asean. Wali Kota Jakarta Barat,Uus Kuswanto, menyebut WFH terkait persiapan menyambut tamu negara dalam KTT.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Yang menjadi pusat perhatian adalah pengendalian mobilitas karyawan. Di lingkungan Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan WFH, sedangkan perkantoran, hotel, dan pengelola gedung bisa menerapkan WFH. Pengaturan WFH mungkin 100 persen, 80 persen atau 70 persen. Itu diatur para pelaku usaha masing-masing," ungkap Uus.
Dengan penerapan WFH, dia berharap pelaksanaan KTT Asean berlangsung lancar tanpa kemacetan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!