Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biaya Pinjaman Tinggi, Peran Bank dalam Pembangunan Jadi Terbatas

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Tingkat efisiensi bisa dilihat dari cost to income ratio, ini jadi syarat untuk menurunkan suku bunga pinjaman, yang kemudian menurunkan NIM," kata Aloysius.

Hal yang tidak kalah penting adalah perlunya bank-bank BUMN menjaga keseimbangan antara upaya mendapatkan profit dengan tetap menjalankan fungsinya sebagai "Agent of Development".

"Bukan berarti boleh merugi, melainkan tidak menempatkan profit sebagai target utama. Hal itu dimungkinkan karena pemerintah sudah menyediakan sejumlah mekanisme untuk mendukung penyaluran kredit, misalnya dengan pemberian subsidi bunga dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR)," jelas Aloysius.

Kejar Tantiem

Peneliti ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, mengatakan tingginya NIM selain karena orientasi para direksi mengejar tantiem dan bonus dari laba yang besar, mereka juga terbebani target deviden yang cukup tinggi dari pemegang saham (share holders), khususnya pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas.

"Tahapannya harus dimulai dari Kemenkeu yang harus menurunkan target deviden bank-bank BUMN," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.