Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biaya Pinjaman Tinggi, Peran Bank dalam Pembangunan Jadi Terbatas

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Biaya Pinjaman Tinggi, Peran Bank dalam Pembangunan Jadi Terbatas Doc: Berbagai Sumber - KJ/ones

» Bank-bank BUMN harus menjaga keseimbangan antara "profit" dengan tetap menjalankan fungsinya sebagai "Agent of Development".

» Pertumbuhan kredit per Juni 2023 masih melambat di angka 7,76 persen, lebih rendah dari target tahun ini 10-12 persen.

JAKARTA - Bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus berada di garda depan menginisiasi penurunan bunga bersih atau net interest margin (NIM), agar suku bunga kredit secara umum di industri perbankan bisa turun.

Pentingnya bank BUMN sebagai inisiator karena pangsa pasar aset, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan kredit perbankan nasional masih tetap didominasi bank-bank milik negara tersebut.

Pengamat ekonomi dari Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Yohanes B Suhartoko, mengatakan penurunan NIM memang diperlukan agar cost of fund dapat diturunkan. Dengan demikian, biaya produksi di sektor riil dapat diturunkan dan perekonomian lebih efisien.

"Untuk menurunkan sangat mungkin dimulai dari Bank BUKU IV atau paling tidak dimulai oleh bank BUMN, seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI yang masuk kategori Bank BUKU IV," papar Suhartoko.

Potensi penurunan NIM juga sangat mungkin dilakukan mengingat struktur pasar industri perbankan yang oligopolis. "Begitu ketiga Bank BUMN turunkan bunga, akan diikuti bank lain. Apalagi jika ada bujukan moral Bank Indonesia kepada bank BUKU 4 lainnya," katanya.

Presiden Direktur Bank CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengatakan NIM bank bisa saja turun apalagi kalau itu di-trigger bank-bank papan atas yang memiliki pangsa DPK yang besar seperti bank BUMN.

"Bapak Presiden Jokowi sudah mengimbau kalau NIM bank-bank di Indonesia mungkin yang tertinggi di dunia, maka kami melakukan penyesuaian dengan melakukan efisiensi cost of fund di mana komposisi dana murah kami mungkin yang tertinggi di industri yakni 64 persen," kata Lani seusai meresmikan kantor cabang dengan konsep terbaru "Digital Branch" di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Jumat (25/8).

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, mengatakan NIM bank-bank di Indonesia termasuk tinggi, nomor dua di Asean. Makanya, bank-bank papan atas seperti Bank Mandiri dan BRI mampu membukukan laba bersih yang besar. Namun di balik keuntungan besar bank itu, justru menyulitkan penyaluran kredit karena biaya pinjaman menjadi tinggi. Artinya, peran lembaga keuangan tersebut dalam pembangunan menjadi terbatas.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengakui pertumbuhan kredit sampai dengan Juni 2023 masih melambat di angka 7,76 persen. Pencapaian tersebut lebih rendah daripada target yang dicanangkan tahun ini berkisar 10-12 persen.

"Penurunan NIM memang diperlukan di tengah kebutuhan pendanaan yang terjangkau bagi pelaku ekonomi, termasuk kelompok UMKM," kata Aloysius.

Dua faktor, menurut dia, yang penting diperhatikan agar NIM bisa turun yaitu inefisiensi dan orientasi profit. NIM yang tinggi sering juga mengindikasikan adanya persoalan inefisiensi di dunia perbankan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.