Pangkas Emisi, Tiongkok Pacu Peningkatan Sektor Daur Ulang Sampah
📅 Senin, 25 Mei 2026, 22:12 WIB | Oleh: Deri HenriawanBEIJING - Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan Tiongkok pada Senin (25/5) menyebutkan bahwa negara itu menargetkan untuk menaikkan tingkat pemanfaatan daur ulang sampah rumah tangga perkotaan menjadi lebih dari 76 persen per-akhir 2030.
Pengumuman tersebut disampaikan saat negara itu meluncurkan pekan sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga perkotaan nasional keempatnya, yang berlangsung dari 25 hingga 31 Mei. Kementerian tersebut mengadakan sebuah konferensi nasional tentang pemilahan sampah perkotaan di Beijing pada Senin.
Kementerian itu akan terus bergerak maju tahun ini dengan target pemilahan dan pengurangan sampah, pemanfaatan sumber daya, dan pembuangan yang aman, sembari menyempurnakan kerangka kebijakan, memperkuat pengelolaan material yang dapat didaur ulang, serta menaikkan tingkat pemulihan untuk mendukung pembangunan perkotaan berkualitas tinggi dan pembangunan Tiongkok yang Indah (Beautiful China), kata seorang pejabat kementerian tersebut.
Pejabat itu mengatakan bahwa dalam satu dekade terakhir, kementerian tersebut telah mendorong kemajuan berkelanjutan dalam pemilahan sampah melalui program percontohan dan demonstrasi model.
Pemilahan sampah kini mencakup hampir semua komunitas permukiman di 297 kota setingkat prefektur dan di atasnya. Kota-kota tersebut secara kolektif telah memberlakukan 199 regulasi atau aturan lokal tentang pemilahan sampah dan mengeluarkan lebih dari 100 standar teknis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data terbaru dari kementerian itu menunjukkan bahwa hingga akhir 2025, Tiongkok memiliki 1.137 fasilitas insinerasi sampah di seluruh negara tersebut dengan kapasitas pengolahan harian gabungan sebanyak 1,18 juta ton.
Sebanyak 15 daerah setingkat provinsi, termasuk Beijing, Zhejiang, dan Shandong, telah mencapai nol pembuangan sampah rumah tangga mentah ke tempat pembuangan akhir, dengan pengendalian emisi polutan utama menjadi salah satu yang paling ketat di dunia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!