Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkot Jaktim Bagikan Makanan untuk Balita Stunting di Pondok Kopi

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkot Jaktim Bagikan Makanan untuk Balita Stunting di Pondok Kopi Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Muhammad Anwar saat memberikan santunan kepada anak yatim-piatu di lingkungan RW 03 dan 04 Kampung Rawadas, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (18/8/2023).

Jakarta - Gerak cepat, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur membagikan paket berisi makanan bergizi bagi balita yang terindikasi stunting atau tengkes di Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, pada Jumat.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur juga memberikan santunan kepada anak yatim-piatu di lingkungan RW 03 dan 04 Kampung Rawadas, Kelurahan Pondok Kopi.

Santunan kepada anak yatim-piatu berupa uang dan beras masing-masing seberat 5 kilogram. Sementara paket makanan bergizi diberikan kepada delapan anak stunting di wilayah Kelurahan Pondok Kopi.

Delapan paket makanan bergizi terdiri dari susu, telur dan makanan olahan ikan. Paket ini merupakan kerja sama Baznas Bazis Jakarta Timur dan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Jakarta Timur (Jaktim).

Wali Kota Jaktim Muhammad Anwar
mengatakan, kegiatan rutin ini difokuskan untuk menyantuni yatim-piatu dan pemberian paket makanan bergizi bagi balita stunting di Pondok Kopi.

"Ini upaya kami dalam menyejahterakan masyarakat, kita terus dekat hingga memberikan solusi yang selama ini masih belum terselesaikan," katanya saat menyerahkan santunan dan bantuan makanan tersebut.

Dalam kegiatan itu, Anwar menerima keluhan masyarakat terkait adanya warga yang membakar sampah sehingga menjadikan polemik bagi masyarakat. Hal itu mengingat Jakarta saat ini mengalami masalah kualitas udara.

"Kita minta edukasi persuasif ya, jika masih tidak bisa, kita tegakkan Perda Nomor 8/2007 tentang Ketertiban Umum dengan sanksi yustisi. Ini demi kemaslahatan bersama warga," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga mendengar adanya usulan musrenbang terkait perbaikan saluran.
"Tentunya nanti akan kita kaji sesuai prioritas. Bukan tidak dikerjakan, tapi kita lihat skala prioritas, sesuai kebutuhan di Jakarta Timur," kata Anwar.

Lurah Pondok Kopi Hardi Ananda mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan dari Walkot Jaktim untuk terus lakukan pengawasan sehingga permasalahan di wilayahnya dapat teratasi baik.

"Kita bersama Satpol PP akan lakukan pengawasan jika masih ditemukanpelanggaran akan kita tindak tegas sesuai aturan ketertiban umum," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.