Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengusaha, Investor, dan Warga Bakal Bertemu di Jitex 16-19 September

3 Rabu, 02 Sep 2026, 09:01 WIB | Oleh:
Pengusaha, Investor, dan Warga Bakal Bertemu di Jitex 16-19 September Pengusaha, Investor, dan Warga Bakal Bertemu di Jitex 16-19 September Doc: ist
Ket. pameran bisnis

JAKARTA – Tak tanggung-tanggung ajang Jitex targetkan Rp16 triliun. Jitex adalah ajang yang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pembeli  akan berlangsung 16-19 September di Jiexpo.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bersama sektor swasta kembali menggelar Jakarta International Investment, Tourism, Trade and SMEs Expo (Jitex) 2026.

Jitex dilaksanakan di Jiexpo, Kemayoran. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari pameran produk, business matching, forum bisnis dan investasi, hingga penandatanganan kerja sama antara pemasok, pembeli, dan investor.

Ketua Umum Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, mengatakan target Rp16 triliun berasal dari potensi investasi dan perdagangan.

“Targetnya kita kira-kira Rp16 triliun tahun ini. Itu dari investasi yang kita harapkan bisa kita potensi,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/9).

Budi menambahkan Jitex menjadi pintu bagi produk lokal, termasuk produk binaan Jakpreneur, untuk masuk ke jaringan ritel modern dan pasar business to business (B2B). “ATTEC dan Hippindo memiliki jaringan dengan berbagai asosiasi pemasok yang menaungi pelaku UMKM. Kami harapkan jaringan ini bisa menjadi jalur bagi produk lokal Jakarta masuk ke ritel modern, restoran, hingga sektor makanan dan minuman,” tuturnya.

Selain perdagangan, Jitex menjadi wadah penjajakan investasi asing. Sejumlah agenda investment forum telah dilakukan di Guangzhou dan Shenzhen, China. Hasil penjajakan tersebut dibawa ke Jitex guna mempertemukan calon investor dengan pelaku usaha di Indonesia.

“Harapannya mereka tertarik untuk membuka perusahaan dan berusaha di Indonesia. Kita juga harapkan mereka dapat membeli barang-barang lokal dan membawa investasi,” kata Budi.

Mengusung tema “Ignite the Economy”, Jitex 2026 juga diarahkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai lokomotif perekonomian nasional. Budi menilai posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan dan bisnis membuat pergerakan ekonomi di ibu kota dapat memberi dampak terhadap daerah lain.

“Jakarta ini sangat sentral. Ignite the Economy ini memang nanti dari Jakarta bisa menyalakan ekonominya,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, mengatakan Jitex tahun ini merupakan yang ketiga dan untuk pertama kalinya digelar asosiasi usaha tanpa menggunakan APBD.

Menurutnya, pola tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi tidak selalu harus bergantung pada anggaran pemerintah. Dampak kolaborasi juga perlu diukur, termasuk melalui sinergi organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), dan sektor swasta.

“Kami rasa akan menjadi hal yang sangat bagus jika kita menghitung kegiatan bukan dari jumlah event-nya saja, tapi kita bisa mengukur dampaknya sekaligus menjadikan ini sebagai batu uji untuk memperkuat kolaborasi,” jelas Yustinus, mewakili Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,52 persen pada triwulan II menunjukkan kuatnya peran ibu kota sebagai kota jasa dan perdagangan. Kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional mencapai 16,32 persen, sementara sektor perdagangan besar dan eceran berkontribusi 18,24 persen.

“Ini semakin menegaskan peran Jakarta sebagai kota jasa dan perdagangan,” tandas Yustinus. Ia berharap Jitex berkembang menjadi forum multipihak yang tidak hanya mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga membahas berbagai persoalan yang dihadapi dunia usaha di Jakarta.


Salah satunya terkait perizinan dan pelayanan pemerintah. Pemprov akan mendorong pengukuran kualitas layanan melalui Service Level Agreement (SLA), termasuk memastikan kepastian waktu penyelesaian perizinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Gardu Portal PLN Roboh dan ...
Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...

Uji Publik Calon Anggota KND

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.