Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Tiba-tiba Australia Batalkan Sewa Lahan untuk Lokasi Baru Kedutaan Rusia

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Tiba-tiba Australia Batalkan Sewa Lahan untuk Lokasi Baru Kedutaan Rusia Doc: ANTARA/Media Center G20 Indonesia/Zabur Karuru
Ket. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan paparannya dalam penutupan B20 Summit Indonesia 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (14/11/2022).

Ankara - Mengagetkan, Pemerintah Australia membatalkan sewa lahan untuk Kedutaan Besar Rusia mendirikan gedung baru di dekat Gedung Parlemen Australia.

Hanya dalam waktu satu jam setelah pemerintah mengumumkan sebuah rancangan undang-undang (RUU) untuk mengakhiri masa sewa, Parlemen Australia mengesahkannya dengan dukungan oposisi, menurut laporan ABC News.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan pemerintah mengambil langkah tersebut mengingat risiko dari keberadaan Kedubes Rusia di lokasi baru tersebut.

"Pemerintah telah menerima nasihat keamanan yang sangat jelas mengenai risiko yang ditimbulkan oleh kehadiran bangunan baru Rusia yang begitu dekat dengan Parlemen Australia," kata Albanese kepada wartawan di Parlemen, menurut transkrip di situs resminya.

Albanese mengatakan keputusan itu diambil untuk kepentingan nasional Australia dan dia berterima kasih kepada anggota parlemen atas kerja sama mereka.

Lebih lanjut, dia membantah bahwa langkah tersebut diambil untuk mengusir para diplomat Rusia karena perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Albanese memastikan bahwa kehadiran diplomatik Rusia akan terus berlanjut.

"Sama seperti Australia yang memiliki kehadiran diplomatik di Moskow. Ini bukan tentang mengubah itu, ini tentang risiko spesifik yang ada di lokasi ini, dan itulah mengapa kami mengambil tindakan ini," kata dia.

Menteri Dalam Negeri Australia Clare O'Neil mengatakan RUU itu ditujukan untuk mencegah sebidang tanah disewakan oleh Otoritas Ibu Kota Nasional ke Federasi Rusia.

"Masalah utama dengan usulan lokasi kedua Kedutaan Besar Rusia di Canberra adalah lokasinya yang berbatasan langsung dengan Gedung Parlemen," kata O'Neil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.